1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Kelompok Sayap Kanan Inggris Serang Pencari Suaka di Utara Prancis, Memicu Respons Keamanan Perbatasan

Kelompok Sayap Kanan Inggris Serang Pencari Suaka di Utara Prancis, Memicu Respons Keamanan Perbatasan

Jan 20, 2026
·
Kelompok Sayap Kanan Inggris Serang Pencari Suaka di Utara Prancis, Memicu Respons Keamanan Perbatasan
Gelombang pelecehan oleh aktivis sayap kanan Inggris di sekitar Calais dan Dunkirk telah menjadi masalah keamanan paling serius di perbatasan utara Prancis dalam beberapa tahun terakhir, kata kelompok bantuan dan pejabat lokal kepada The Guardian minggu ini.

Menurut pekerja lapangan dari Utopia 56 dan Calais Food Collective, aktivis yang terkait dengan gerakan berbasis di Inggris seperti Raise the Colours dan “Operation Stop the Boats” yang telah berganti nama, meningkatkan patroli di pantai dan kamp informal sejak akhir 2025. Kelompok-kelompok ini menyiarkan langsung konfrontasi, merusak atau menyita perahu karet, serta merusak tangki air dengan tujuan mengganggu penyeberangan Selat Inggris. Data dari kementerian dalam negeri Prancis mengonfirmasi bahwa setidaknya 10 ekstremis yang disebutkan namanya telah dilarang masuk pada 17 Januari, namun LSM mengatakan puluhan lainnya terus bergantian dengan nama baru.

Kampanye intimidasi ini terjadi saat keberangkatan perahu kecil dari Prancis tetap tinggi—lebih dari 41.000 penyeberangan tidak resmi tercatat pada 2025, dan lebih dari 500 orang sudah melakukan perjalanan ini dalam beberapa minggu pertama 2026. Pengawas hak asasi manusia memperingatkan bahwa tontonan di media sosial ini memicu tindakan vigilante yang meniru dan meningkatkan risiko bentrokan kekerasan dengan migran dan polisi.

Kelompok Sayap Kanan Inggris Serang Pencari Suaka di Utara Prancis, Memicu Respons Keamanan Perbatasan


Dari sudut pandang mobilitas global, insiden ini menyoroti perluasan perimeter keamanan di sekitar salah satu koridor pengangkutan barang dan penumpang tersibuk di Eropa. Perusahaan logistik yang mengelola pengiriman dengan waktu kritis melalui Calais mulai memperhitungkan waktu tunggu yang lebih lama, sementara manajer perjalanan perusahaan menyarankan staf yang melewati wilayah ini untuk menghindari perjalanan malam hari dan memantau peringatan dari Kementerian Luar Negeri. Pelecehan ini juga meningkatkan tekanan diplomatik pada Paris dan London untuk memperdalam patroli bersama—biaya yang pada akhirnya akan memengaruhi tarif Eurotunnel dan feri.

Bagi penasihat imigrasi, kejadian ini menjadi pengingat bahwa radikalisasi politik di Eropa mulai merembet ke operasi perbatasan sehari-hari. Perusahaan yang memindahkan staf melalui utara Prancis atau merencanakan penugasan jangka pendek di zona logistik pelabuhan Calais yang berkembang harus menyiapkan waktu tambahan dalam jadwal pindah dan mempertimbangkan pengawalan keamanan pribadi untuk personel penting. Sementara itu, kelompok masyarakat sipil menyerukan pembentukan gugus tugas khusus Prancis-Inggris untuk melacak pola perjalanan ekstremis dan memblokir pelanggar berulang di terminal feri dan Eurostar.

Apakah larangan Prancis terhadap beberapa aktivis ini akan menjadi model yang dapat diperluas atau hanya simbolis akan menentukan stabilitas di lapangan dalam beberapa bulan menjelang puncak musim perjalanan Paskah.
Sumber: The Guardian

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×