1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. Departemen Luar Negeri Perluas Skema Jaminan Visa $15.000 ke 12 Negara Lagi

Departemen Luar Negeri Perluas Skema Jaminan Visa $15.000 ke 12 Negara Lagi

Mar 24, 2026
·
Departemen Luar Negeri Perluas Skema Jaminan Visa $15.000 ke 12 Negara Lagi
Delapan jam lalu, Reuters mengonfirmasi bahwa Departemen Luar Negeri AS akan menambahkan 12 negara—termasuk Kamboja, Ethiopia, Georgia, dan Tunisia—ke dalam program percontohan visa-bond yang kontroversial mulai 2 April, sehingga total menjadi 50 negara yang pengunjung jangka pendeknya harus membayar jaminan yang dapat dikembalikan hingga $15.000. Perluasan ini, yang pertama kali diumumkan pekan lalu, telah diformalkan dalam sebuah surat internal yang dilihat oleh Reuters dan bocor di media sosial. Dalam skema ini, petugas konsuler dapat meminta pemohon visa B-1 (bisnis) dan B-2 (wisata) untuk membayar jaminan jika dianggap berisiko tinggal melebihi waktu yang diizinkan. Jumlah jaminan akan dikembalikan saat pengunjung meninggalkan AS tepat waktu atau jika visa ditolak, namun akan hangus jika pengunjung tinggal melebihi batas waktu. Departemen Luar Negeri menyatakan bahwa program percontohan tahun 2025 mencatat tingkat kepatuhan sebesar 97 persen. Kelompok bisnis berpendapat bahwa jaminan ini berfungsi sebagai hambatan “bayar untuk bermain” yang akan menghalangi delegasi sah, terutama dari pasar berkembang, untuk menghadiri konferensi atau bernegosiasi di AS. Perusahaan multinasional dengan anak perusahaan di luar negeri kini harus menganggarkan dana untuk rekening jaminan atau memindahkan pertemuan ke luar negeri. Kelompok hak asasi manusia mengecam jaminan ini sebagai diskriminatif karena sebagian besar negara yang ditargetkan berasal dari Afrika dan Karibia. Mereka memperingatkan bahwa hal ini bisa menjadi preseden untuk persyaratan masuk berbasis kekayaan di seluruh dunia. Beberapa pemerintah yang baru masuk daftar tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa mereka sedang mempertimbangkan langkah balasan atau mengajukan keluhan ke Organisasi Perdagangan Dunia. Tim mobilitas global harus segera memperbarui surat undangan dan kebijakan perjalanan untuk mencerminkan persyaratan baru ini serta bekerja sama dengan penasihat hukum lokal untuk menjelaskan mekanisme pembayaran melalui sistem Pay.gov milik Departemen Keuangan. Perusahaan dengan pelancong yang sering berasal dari negara-negara terdampak mungkin memilih visa kerja jangka panjang untuk menghindari pembayaran jaminan berulang, meskipun kategori visa ini melibatkan biaya pengajuan dan waktu proses yang lebih tinggi.
Sumber: Reuters (via r/TourismHell post)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×