
Sementara pengendara mobil menghadapi kemacetan lalu lintas liburan, operator angkutan barang menghadapi tantangan tersendiri pada Hari Kenaikan Yesus, 14 Mei 2026: larangan truk nasional di Swiss yang berlaku dari pukul 00:00 hingga 24:00. Media regional UnserTirol24 melaporkan antrean panjang di Brenner dan beberapa jalur pegunungan Alpen lainnya saat para pengemudi truk bergegas melewati perbatasan sebelum batas waktu. Larangan di Swiss ini, yang sejalan dengan aturan serupa di Austria dan Jerman, berlaku untuk kendaraan di atas 3,5 ton dan termasuk yang paling ketat di Eropa—hanya pengecualian untuk transportasi medis darurat dan militer. Perencana logistik telah menyiapkan trailer di terminal kereta Basel-Muttenz dan Wolfurt (Austria) untuk pengangkutan jalur rel, namun kapasitas sudah penuh seminggu sebelumnya. Pengecer makanan mengeluhkan rak produk segar yang kosong di Jenewa dan Lausanne setelah pemasok Italia yang terlambat melewati batas waktu tengah malam di Chiasso. Kejadian ini menyoroti peran penting Swiss sebagai penghubung utama arus barang utara-selatan Eropa. Pengirim barang yang melayani rantai pasok just-in-time untuk industri otomotif Jerman mungkin harus mengalihkan rute lewat Prancis atau mempertimbangkan kargo udara yang sangat mendesak dari Zurich saat libur tengah minggu di masa depan. Tim mobilitas juga diingatkan untuk menginformasikan kepada pengirim barang pindahan rumah tangga lewat jalan darat bahwa polisi Swiss memberlakukan denda hingga CHF 10.000 untuk pelanggaran, dan biaya penyimpanan di depo perbatasan bisa dengan cepat melebihi harga slot pengangkutan kereta. Dengan tiga larangan libur nasional lagi yang dijadwalkan sebelum pertengahan Agustus, asosiasi industri tengah melobi Bern agar melonggarkan pengecualian untuk kargo berpendingin. Sampai saat itu, penjadwalan pengiriman—terutama di koridor Brenner dan Gotthard—akan tetap menjadi tantangan besar yang harus diatur sesuai tanggal libur di Swiss.
Sumber: UnserTirol24