
FAQ baru yang diterbitkan oleh Kementerian Federal untuk Digital dan Transportasi pada 18 September 2026 menegaskan bahwa Undang-Undang Pemrosesan Penumpang Digital Jerman kini resmi berlaku. Undang-undang ini, yang dipublikasikan di Lembaran Negara pada 22 Juli, mengubah lima peraturan—termasuk Undang-Undang Kependudukan dan Undang-Undang Paspor—untuk memungkinkan maskapai dan bandara menggunakan teknologi pengenalan wajah dalam proses check-in, penyerahan bagasi, keamanan, dan boarding. Partisipasi bersifat sukarela bagi para pelancong, namun bisa sangat menarik bagi penumpang yang sering terbang: setelah chip e-paspor penumpang diverifikasi dan diubah menjadi template biometrik terenkripsi, mereka dapat melewati pos pemeriksaan berikutnya tanpa harus menunjukkan dokumen. Data akan dihapus paling lambat tiga jam setelah keberangkatan. Yang penting, sistem ini terbuka untuk warga negara Uni Eropa maupun warga negara dari negara ketiga, asalkan paspor mereka memiliki chip yang sesuai standar ICAO. Dari sudut pandang manajemen mobilitas, perkembangan ini menawarkan peningkatan efisiensi yang nyata. Kementerian memperkirakan penghematan tahunan sebesar €63 juta untuk sektor penerbangan melalui antrean yang lebih singkat dan biaya staf yang lebih rendah. Bandara perintis—Frankfurt, Munich, dan Berlin Brandenburg—berencana menguji coba teknologi ini pada puncak musim Natal, dengan syarat sertifikasi vendor dari Kantor Federal untuk Keamanan Informasi (BSI). Tim perjalanan korporat disarankan untuk memperbarui pemberitahuan privasi dan mendapatkan persetujuan pelancong jika profil perusahaan disimpan oleh maskapai. Perusahaan yang menanggung biaya program percepatan pemeriksaan juga sebaiknya membandingkan jalur biometrik gratis di Jerman dengan layanan berbayar seperti CLEAR—atau dengan kios Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) yang akan menjadi wajib pada akhir 2026. Karena pengawasan perbatasan tetap menjadi tanggung jawab federal, paspor masih akan diperiksa pada penerbangan non-Schengen, dan kontrol perbatasan darat saat ini tidak berubah. Namun, langkah ini menandai strategi Jerman yang lebih luas untuk menghubungkan identitas digital yang aman (EUDI-Wallet) dengan mobilitas tanpa kertas yang mulus—sebuah tren yang harus dipantau ketat oleh manajer mobilitas global dalam 18 bulan ke depan.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.Lebih Banyak Dari Jerman
Lihat semua
Bundestag Jerman Jadwalkan Sidang Terbuka Bahas Masa Depan Agen Perjalanan di Tengah Gangguan AI
Oktoberfest 2026 Dibuka dengan Pemantauan Kerumunan Berbasis AI dan Pemeriksaan Masuk yang Lebih Ketat di Munich