
Pembaruan pada portal pemantauan Schengen Komisi Eropa tanggal 1 Oktober 2026 menginformasikan bahwa Polandia akan memberlakukan kembali kontrol perbatasan internal dengan Jerman dan Lithuania mulai 2 Oktober 2026 hingga 30 Maret 2027, dengan alasan “tekanan migrasi yang terus-menerus” dan kekhawatiran keamanan. Meskipun langkah ini diinisiasi oleh Warsawa, kebijakan ini langsung berdampak pada ribuan pekerja lintas batas dan perusahaan logistik yang beroperasi di negara bagian Jerman Brandenburg, Sachsen, dan Mecklenburg-Vorpommern. Saat kontrol Polandia terakhir pada awal 2025, waktu tunggu truk rata-rata di perbatasan Świecko/Frankfurt-Oder meningkat hingga 45 menit, menurut data industri. Berdasarkan Pasal 25 Kode Perbatasan Schengen, Polandia harus memastikan pemeriksaan dilakukan secara proporsional dan terfokus. Dalam praktiknya, para pelancong harus siap menghadapi pemeriksaan identitas acak, penggeledahan kendaraan, dan kemungkinan penutupan jalur saat periode sibuk. Operator kereta api PKP Intercity dan Deutsche Bahn sudah mengeluarkan peringatan jadwal untuk kereta malam antara Berlin dan Warsawa. Menteri Dalam Negeri Jerman, Dobrindt, menyatakan Berlin “mencatat” pemberitahuan Polandia dan akan berkoordinasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Namun, asosiasi bisnis seperti DIHK memperingatkan bahwa kontrol yang berkepanjangan dapat mengganggu rantai pasok just-in-time di sektor otomotif dan ritel, mendorong perusahaan untuk meninjau tingkat stok cadangan. Manajer mobilitas disarankan untuk mengingatkan karyawan agar selalu membawa paspor atau kartu identitas nasional bahkan saat perjalanan bisnis rutin. Pialang bea cukai merekomendasikan menambahkan buffer waktu 10–15 persen dalam jadwal pengiriman hingga pola lalu lintas kembali stabil. Komisi UE diperkirakan akan menilai proporsionalitas langkah Polandia dalam waktu empat minggu ke depan.