1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. DHS Berencana Cabut Aturan Beban Publik 2022, Tanda Kembali ke Kebijakan yang Lebih Fleksibel

DHS Berencana Cabut Aturan Beban Publik 2022, Tanda Kembali ke Kebijakan yang Lebih Fleksibel

Nov 20, 2025
·
DHS Berencana Cabut Aturan Beban Publik 2022, Tanda Kembali ke Kebijakan yang Lebih Fleksibel
Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) pada 19 November menerbitkan Pemberitahuan Aturan yang Diusulkan sepanjang 250 halaman yang akan mencabut regulasi public-charge tahun 2022 dan mengembalikan kebebasan lebih luas bagi petugas dalam menentukan apakah pemohon visa atau kartu hijau “kemungkinan akan menjadi beban publik.” Aturan yang diusulkan menghapus definisi kaku yang saat ini membatasi penilai hanya pada dua jenis bantuan—bantuan tunai dan perawatan institusional jangka panjang—dan menggantinya dengan analisis menyeluruh dan proaktif terhadap segala jenis manfaat yang diuji berdasarkan kebutuhan.

Latar belakangnya penting: aturan public-charge era Trump tahun 2019 dibatalkan pada 2021, dan pemerintahan Biden mengeluarkan aturan yang jauh lebih terbatas pada 2022. Proposal November 2025 ini berargumen bahwa kedua aturan tersebut “membatasi ruang gerak” petugas dan bertentangan dengan undang-undang reformasi kesejahteraan Kongres tahun 1996. DHS menyatakan bahwa mengembalikan kebijakan penilaian kasus per kasus akan lebih sesuai dengan maksud undang-undang, meskipun kelompok hak imigran memperingatkan perubahan ini bisa membuat keluarga dengan status campuran enggan menggunakan bantuan dan menimbulkan ketidakpastian bagi perusahaan yang menyiapkan paket relokasi.

DHS Berencana Cabut Aturan Beban Publik 2022, Tanda Kembali ke Kebijakan yang Lebih Fleksibel


Jika disahkan, aturan ini akan mengharuskan pemohon Formulir I-485 menjawab pertanyaan keuangan yang lebih luas dan bisa menghidupkan kembali penggunaan obligasi public-charge. Perusahaan multinasional mungkin perlu meninjau ulang anggaran mobilitas bagi karyawan yang mengandalkan manfaat AS seperti Medicaid atau bantuan pangan saat menunggu status residensi permanen.

Para pemangku kepentingan memiliki waktu 60 hari untuk mengajukan komentar pada dokumen regulasi ini. Mengingat isu ini sangat sensitif secara politik, perusahaan disarankan memantau potensi litigasi dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan kebijakan yang dapat memengaruhi jadwal pengurusan kartu hijau hingga tahun fiskal 2026.
Sumber: Federal Register / GovInfo

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×