
Inggris telah menghapus salah satu kendala terbesar dalam program visa unggulan British National (Overseas) (BN(O)) dengan mengizinkan anak dewasa pemegang status BN(O) mengajukan permohonan secara mandiri, bersama pasangan dan anak-anak di bawah umur mereka.
Perubahan ini diumumkan pada 9 Februari 2026 oleh Home Office, beberapa jam setelah penerbit pro-demokrasi Jimmy Lai dijatuhi hukuman penjara 20 tahun di Hong Kong. Kebijakan ini menutup celah yang telah memisahkan ribuan keluarga sejak jalur ini diluncurkan pada 2021. Sebelumnya, anak dewasa yang berusia di atas 18 tahun saat penyerahan Hong Kong pada 1997 hanya bisa pindah ke Inggris jika menjadi bagian dari aplikasi utama orang tua mereka dan masih bergantung secara finansial pada mereka.
Pejabat memperkirakan perubahan ini akan memungkinkan sekitar 26.000 warga Hong Kong tambahan untuk pindah dalam lima tahun ke depan, di luar 230.000 visa yang sudah diberikan melalui jalur BN(O). Pemohon yang berhasil akan mendapatkan izin tinggal terbatas selama lima tahun, setelah itu mereka dapat mengajukan Permohonan Tinggal Tetap (Indefinite Leave to Remain/ILR) dan 12 bulan kemudian mengajukan kewarganegaraan Inggris.
Manajer mobilitas bisnis mengatakan aturan kelayakan baru ini akan mempermudah perencanaan tenaga kerja bagi perusahaan multinasional yang selama ini merekrut lulusan BN(O) namun sebelumnya harus mengelola sponsor Tier 2 atau jalur lain. Namun, masih ada pertanyaan terkait proposal terpisah dari Home Office—yang masih dalam tahap konsultasi—untuk menaikkan persyaratan bahasa Inggris ke level B2 dan menetapkan ambang pendapatan minimum yang lebih tinggi untuk ILR. Para aktivis mendesak pemerintah agar memberikan pengecualian bagi semua pemegang visa BN(O) agar perluasan saat ini tidak terhambat oleh aturan imigrasi yang lebih ketat di masa depan.
Bagi perusahaan yang menjalankan program relokasi staf, prioritas utama saat ini adalah memperbarui daftar pemeriksaan imigrasi, menginformasikan opsi mandiri baru ini kepada karyawan dan tanggungan yang memenuhi syarat, serta meninjau kebijakan penyetaraan pajak untuk mengantisipasi peningkatan jumlah talenta Hong Kong yang akan pindah ke Inggris.
Perubahan ini diumumkan pada 9 Februari 2026 oleh Home Office, beberapa jam setelah penerbit pro-demokrasi Jimmy Lai dijatuhi hukuman penjara 20 tahun di Hong Kong. Kebijakan ini menutup celah yang telah memisahkan ribuan keluarga sejak jalur ini diluncurkan pada 2021. Sebelumnya, anak dewasa yang berusia di atas 18 tahun saat penyerahan Hong Kong pada 1997 hanya bisa pindah ke Inggris jika menjadi bagian dari aplikasi utama orang tua mereka dan masih bergantung secara finansial pada mereka.
Pejabat memperkirakan perubahan ini akan memungkinkan sekitar 26.000 warga Hong Kong tambahan untuk pindah dalam lima tahun ke depan, di luar 230.000 visa yang sudah diberikan melalui jalur BN(O). Pemohon yang berhasil akan mendapatkan izin tinggal terbatas selama lima tahun, setelah itu mereka dapat mengajukan Permohonan Tinggal Tetap (Indefinite Leave to Remain/ILR) dan 12 bulan kemudian mengajukan kewarganegaraan Inggris.
Manajer mobilitas bisnis mengatakan aturan kelayakan baru ini akan mempermudah perencanaan tenaga kerja bagi perusahaan multinasional yang selama ini merekrut lulusan BN(O) namun sebelumnya harus mengelola sponsor Tier 2 atau jalur lain. Namun, masih ada pertanyaan terkait proposal terpisah dari Home Office—yang masih dalam tahap konsultasi—untuk menaikkan persyaratan bahasa Inggris ke level B2 dan menetapkan ambang pendapatan minimum yang lebih tinggi untuk ILR. Para aktivis mendesak pemerintah agar memberikan pengecualian bagi semua pemegang visa BN(O) agar perluasan saat ini tidak terhambat oleh aturan imigrasi yang lebih ketat di masa depan.
Bagi perusahaan yang menjalankan program relokasi staf, prioritas utama saat ini adalah memperbarui daftar pemeriksaan imigrasi, menginformasikan opsi mandiri baru ini kepada karyawan dan tanggungan yang memenuhi syarat, serta meninjau kebijakan penyetaraan pajak untuk mengantisipasi peningkatan jumlah talenta Hong Kong yang akan pindah ke Inggris.
Sumber: The Guardian