1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Serikat Polisi Jerman Peringatkan Pemeriksaan Perbatasan Tak Lagi Berkelanjutan Saat Penolakan Meningkat 50%

Serikat Polisi Jerman Peringatkan Pemeriksaan Perbatasan Tak Lagi Berkelanjutan Saat Penolakan Meningkat 50%

Apr 10, 2026
·
Serikat Polisi Jerman Peringatkan Pemeriksaan Perbatasan Tak Lagi Berkelanjutan Saat Penolakan Meningkat 50%
Hanya beberapa jam setelah Jerman merayakan sebagai negara tercepat dalam mengadopsi EES, serikat polisi terbesar di negara itu (GdP) mengingatkan tentang dampak manusia dari peningkatan pengawasan perbatasan. Dalam pernyataan yang diterbitkan pada 9 April malam, kepala bagian perbatasan GdP, Andreas Roßkopf, mengatakan bahwa penempatan lebih dari 1.000 petugas polisi anti huru-hara di perbatasan darat "hanya bisa dipertahankan selama beberapa minggu" tanpa mengganggu jadwal pelatihan dan menumpuk utang lembur. Pernyataan serikat ini menyusul perintah Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt bulan lalu untuk meningkatkan pemeriksaan acak di zona perbatasan Jerman sejauh 30 kilometer. Sejak perintah ini berlaku, penolakan terhadap calon pendatang meningkat hampir 50%, menurut data internal kepolisian. Para kritikus dari berbagai spektrum politik khawatir Jerman berisiko menjauhkan tetangga Uni Eropa jika kontrol sepihak menjadi kebiasaan. Bagi para pengusaha, perdebatan ini memiliki dampak praktis. Karyawan yang setiap hari bepergian dari Austria, Polandia, atau Republik Ceko kembali menghadapi pemeriksaan dokumen acak yang bisa menambah waktu perjalanan 20–40 menit—sebuah kerugian produktivitas yang tidak dianggarkan bagi pabrik dan pusat logistik yang berdekatan dengan perbatasan. Manajer mobilitas mungkin perlu menyesuaikan jadwal shift atau menyediakan salinan digital izin kerja dan kartu tinggal yang bisa ditunjukkan karyawan saat diminta. GdP mendesak pemerintah federal untuk mengurangi kontrol atau menambah jumlah polisi secara permanen. Kementerian Dobrindt belum memberikan tanggapan, namun pengamat mencatat bahwa koalisi konservatif baru menempatkan kredibilitasnya pada penegakan migrasi yang lebih ketat. Mundur dari kebijakan ini bisa berakibat politik yang mahal menjelang pemilihan negara bagian penting akhir tahun ini. Oleh karena itu, perusahaan dengan tenaga kerja lintas perbatasan besar harus memantau sinyal kebijakan dengan cermat dan mempertimbangkan mengeluarkan surat “penundaan perbatasan” yang bisa ditunjukkan karyawan kepada atasan saat pemeriksaan menyebabkan keterlambatan. Dalam jangka menengah, solusi pra-clearance digital—mirip dengan yang digunakan untuk pengiriman barang oleh pedagang terpercaya—bisa menjadi jalan keluar jika kementerian tenaga kerja dapat menyelaraskan aturan perlindungan data dengan kebutuhan pengawasan.
Sumber: Berlin Today

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×