
Sebuah studi baru yang dirilis kemarin oleh FCG Finnish Consulting Group mengungkap pola mobilitas imigran di Finlandia—dan memberikan peringatan bagi para pemberi kerja yang ingin mempertahankan talenta internasional di luar wilayah Helsinki. Dengan menganalisis data nasional dan survei terhadap 1.073 penduduk kelahiran asing, para peneliti menyimpulkan bahwa imigran “jauh lebih mungkin” dibandingkan warga asli Finlandia untuk pindah dari satu wilayah ke wilayah lain, terutama untuk mencari pekerjaan. Uusimaa, provinsi yang mencakup Helsinki, menjadi penerima terbesar: wilayah ini menarik lebih dari setengah dari seluruh arus masuk imigran dari bagian lain Finlandia, tanpa memandang usia, tingkat pendapatan, atau latar belakang bahasa pendatang baru. Profesional spesialis—terutama di bidang ICT dan teknik—terkonsentrasi di area ibu kota, sementara beberapa wilayah pedesaan kehilangan hingga 50 persen imigran yang awalnya mereka tarik.
Temuan kualitatif menunjukkan gambaran yang lebih kompleks. Meski 58 persen responden mengatakan mereka “kemungkinan besar” berniat tinggal lama di Finlandia, 65 persen menyebut kurangnya izin tinggal permanen sebagai hambatan utama untuk menetap. Tanpa kepastian status, banyak yang merasa hidup mereka “mengambang,” sehingga sulit membeli properti, menerima kontrak jangka panjang, atau merekomendasikan Finlandia kepada teman di luar negeri.
Bagi pemberi kerja, pesannya dua arah. Pertama, peluang karier tetap menjadi magnet terkuat: 41 persen dari mereka yang pindah di dalam Finlandia melakukannya untuk pekerjaan baru. Kedua, integrasi sosial penting. Responden yang memilih bertahan menyebut ikatan keluarga, pertemanan, dan kesempatan pendidikan—bukan gaji—sebagai alasan utama. Perusahaan yang ingin mempertahankan karyawan internasional di wilayah regional mungkin perlu menawarkan paket dukungan yang lebih kuat, termasuk bantuan pencarian kerja untuk pasangan dan jalur yang lebih jelas menuju izin tinggal permanen.
Laporan ini merekomendasikan agar pembuat kebijakan mempermudah proses upgrade dari izin tinggal sementara ke permanen dan agar pemerintah daerah berinvestasi dalam layanan multibahasa. Dengan pemerintah yang sudah mengusulkan tes kewarganegaraan dan aturan imigrasi yang lebih ketat, keseimbangan antara menarik dan mempertahankan talenta akan menjadi pertanyaan utama bagi daya saing Finlandia di tahun-tahun mendatang.
Temuan kualitatif menunjukkan gambaran yang lebih kompleks. Meski 58 persen responden mengatakan mereka “kemungkinan besar” berniat tinggal lama di Finlandia, 65 persen menyebut kurangnya izin tinggal permanen sebagai hambatan utama untuk menetap. Tanpa kepastian status, banyak yang merasa hidup mereka “mengambang,” sehingga sulit membeli properti, menerima kontrak jangka panjang, atau merekomendasikan Finlandia kepada teman di luar negeri.
Bagi pemberi kerja, pesannya dua arah. Pertama, peluang karier tetap menjadi magnet terkuat: 41 persen dari mereka yang pindah di dalam Finlandia melakukannya untuk pekerjaan baru. Kedua, integrasi sosial penting. Responden yang memilih bertahan menyebut ikatan keluarga, pertemanan, dan kesempatan pendidikan—bukan gaji—sebagai alasan utama. Perusahaan yang ingin mempertahankan karyawan internasional di wilayah regional mungkin perlu menawarkan paket dukungan yang lebih kuat, termasuk bantuan pencarian kerja untuk pasangan dan jalur yang lebih jelas menuju izin tinggal permanen.
Laporan ini merekomendasikan agar pembuat kebijakan mempermudah proses upgrade dari izin tinggal sementara ke permanen dan agar pemerintah daerah berinvestasi dalam layanan multibahasa. Dengan pemerintah yang sudah mengusulkan tes kewarganegaraan dan aturan imigrasi yang lebih ketat, keseimbangan antara menarik dan mempertahankan talenta akan menjadi pertanyaan utama bagi daya saing Finlandia di tahun-tahun mendatang.
Sumber: FCG Finnish Consulting Group
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Finlandia.Lebih Banyak Dari Finlandia
Lihat semua
Jumlah penumpang melalui bandara-bandara Finlandia mencapai lebih dari 1,8 juta pada bulan Maret seiring meningkatnya permintaan perjalanan bisnis
Hasil Kuartal 1 Finnair 2026: Jumlah Penumpang Naik 7%, Permintaan Baru dari Asia Kompensasi Gangguan di Timur Tengah