
Kedutaan Besar India di Abu Dhabi telah memberikan kontrak luas kepada Alhind Tours & Travels yang berbasis di Kerala untuk mengelola pembaruan paspor, aplikasi visa, kartu OCI, dan layanan konsuler lainnya di seluruh Uni Emirat Arab. Pengumuman publik yang dikeluarkan pada 24 April malam ini mengakhiri masa kerja BLS International selama 13 tahun dan menandai perubahan besar di pasar Teluk yang padat. Alhind berencana membuka 16 pusat layanan—dari Abu Dhabi dan Dubai hingga Fujairah—pada 1 Juli, didukung oleh sistem janji temu online yang ditingkatkan dan digitalisasi backend. Dengan lebih dari empat juta warga India yang tinggal di UEA, perubahan ini dapat memengaruhi ratusan ribu aplikasi setiap tahun, mulai dari pekerja kasar yang memperbarui paspor hingga eksekutif yang mengurus surat keterangan kepolisian untuk penugasan global. Pejabat kedutaan mengatakan tawaran pemenang—dengan biaya AED 19 per transaksi di luar biaya pemerintah—adalah yang paling kompetitif di antara empat perusahaan yang masuk daftar pendek, termasuk VFS Global. Alhind telah memulai perekrutan di seluruh Teluk untuk mengisi staf di loket biometrik dan pusat panggilan. Perusahaan yang mengajukan pembaruan paspor secara massal untuk staf luar negeri harus bersiap menghadapi masalah transisi, seperti slot janji baru dan daftar dokumen yang diperbarui. Manajer mobilitas disarankan untuk menjadwalkan pembaruan jauh sebelum penyerahan pada Juli dan memantau FAQ kedutaan untuk kemungkinan revisi biaya. Kontrak di UEA ini merupakan kemenangan luar negeri terbesar Alhind hingga saat ini dan bisa menjadi model untuk tender outsourcing konsuler di masa depan di Arab Saudi dan Qatar, di mana BLS dan VFS saat ini mendominasi.
Sumber: Siasat
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Rancangan Undang-Undang AS Usulkan Penundaan Tiga Tahun dan Gaji Minimum $200 Ribu untuk Visa H-1B, Membuat Sektor Teknologi India Khawatir
India dan Uni Eropa Selesaikan Draf Kesepakatan Mobilitas Komprehensif yang Mencakup Jalur Kerja dan Studi