
Departemen Dalam Negeri Australia diam-diam meluncurkan putaran undangan Skilled Independent (Subclass 189) terbesar dalam ingatan baru-baru ini pada 4 Juni 2026, dengan mengeluarkan 21.090 Undangan untuk Melamar (ITA). Firma penasihat migrasi StudyNash, yang menguraikan hasilnya dalam sebuah posting blog pada 13 Juni, menyatakan lonjakan ini lebih dari tiga kali lipat putaran sebelumnya dan melampaui total undangan 189 yang dikeluarkan selama tahun program 2024-25. Di balik angka besar ini terdapat perubahan kebijakan yang disengaja yang diungkapkan dalam Anggaran Federal 2026-27: dengan migrasi bersih dari luar negeri yang masih tinggi, Canberra ingin mempercepat konversi pekerja sementara di dalam negeri dan lulusan menjadi penduduk tetap, sambil terus menargetkan kekurangan keterampilan kritis.
Menurut analisis StudyNash, undangan sebagian besar diberikan kepada pelamar yang sudah berada di Australia, dengan pekerjaan di bidang teknik, TIK, kesehatan, dan pendidikan menduduki peringkat teratas. Ambang poin juga turun tajam—menjadi serendah 70 poin untuk beberapa kode teknik—sementara pelamar dari luar negeri membutuhkan 85-90 poin untuk menerima ITA. Perbedaan ini menegaskan prioritas pemerintah terhadap pelamar di dalam negeri dan kesediaannya melonggarkan batas poin ketika yakin dengan kesiapan pelamar di pasar tenaga kerja.
Bagi pemberi kerja, gelombang ini berarti pemegang visa sponsor 482 dan 491 mungkin bisa melewati perpanjangan sementara lebih lanjut dan langsung beralih ke status penduduk tetap. Tim HR disarankan untuk meninjau kelompok staf terampil yang masuk ke Australia selama lonjakan perekrutan pasca-pandemi (2023-25); banyak dari mereka kini memenuhi syarat poin setelah memperhitungkan kemampuan bahasa Inggris, kualifikasi, dan pengalaman kerja di Australia. Demikian pula, lulusan internasional dengan visa 485 memiliki kesempatan langka untuk mengajukan Ekspresi Minat sebelum tahun program dimulai ulang pada 1 Juli.
Agen migrasi memperingatkan bahwa waktu pemrosesan masih bisa melambat. Meskipun Departemen telah menambah petugas kasus, lebih dari 29.000 EOI masih dalam antrean. Pelamar yang menerima undangan harus mengajukan aplikasi lengkap yang siap diputuskan dalam waktu 60 hari atau berisiko kehilangan tempatnya. ‘Siap diputuskan’ kini berarti pemeriksaan kepolisian, penilaian keterampilan, dan tes bahasa Inggris yang berlaku dalam 12 bulan terakhir, serta bukti keterampilan pasangan jika diklaim.
Secara praktis, putaran 4 Juni ini adalah sinyal jelas bahwa Pemerintah siap menggunakan visa 189 secara agresif untuk mencapai target 70 persen aliran keterampilan pada 2026-27. Bisnis yang menghadapi kekosongan posisi kritis proyek—terutama di infrastruktur, layanan kesehatan, dan ekonomi digital—harus memasukkan jalur cepat menuju status penduduk tetap dalam strategi menarik talenta, sementara calon migran harus memastikan EOI mereka mencerminkan pengalaman kerja dan skor bahasa Inggris terbaru sebelum putaran berikutnya.
Menurut analisis StudyNash, undangan sebagian besar diberikan kepada pelamar yang sudah berada di Australia, dengan pekerjaan di bidang teknik, TIK, kesehatan, dan pendidikan menduduki peringkat teratas. Ambang poin juga turun tajam—menjadi serendah 70 poin untuk beberapa kode teknik—sementara pelamar dari luar negeri membutuhkan 85-90 poin untuk menerima ITA. Perbedaan ini menegaskan prioritas pemerintah terhadap pelamar di dalam negeri dan kesediaannya melonggarkan batas poin ketika yakin dengan kesiapan pelamar di pasar tenaga kerja.
Bagi pemberi kerja, gelombang ini berarti pemegang visa sponsor 482 dan 491 mungkin bisa melewati perpanjangan sementara lebih lanjut dan langsung beralih ke status penduduk tetap. Tim HR disarankan untuk meninjau kelompok staf terampil yang masuk ke Australia selama lonjakan perekrutan pasca-pandemi (2023-25); banyak dari mereka kini memenuhi syarat poin setelah memperhitungkan kemampuan bahasa Inggris, kualifikasi, dan pengalaman kerja di Australia. Demikian pula, lulusan internasional dengan visa 485 memiliki kesempatan langka untuk mengajukan Ekspresi Minat sebelum tahun program dimulai ulang pada 1 Juli.
Agen migrasi memperingatkan bahwa waktu pemrosesan masih bisa melambat. Meskipun Departemen telah menambah petugas kasus, lebih dari 29.000 EOI masih dalam antrean. Pelamar yang menerima undangan harus mengajukan aplikasi lengkap yang siap diputuskan dalam waktu 60 hari atau berisiko kehilangan tempatnya. ‘Siap diputuskan’ kini berarti pemeriksaan kepolisian, penilaian keterampilan, dan tes bahasa Inggris yang berlaku dalam 12 bulan terakhir, serta bukti keterampilan pasangan jika diklaim.
Secara praktis, putaran 4 Juni ini adalah sinyal jelas bahwa Pemerintah siap menggunakan visa 189 secara agresif untuk mencapai target 70 persen aliran keterampilan pada 2026-27. Bisnis yang menghadapi kekosongan posisi kritis proyek—terutama di infrastruktur, layanan kesehatan, dan ekonomi digital—harus memasukkan jalur cepat menuju status penduduk tetap dalam strategi menarik talenta, sementara calon migran harus memastikan EOI mereka mencerminkan pengalaman kerja dan skor bahasa Inggris terbaru sebelum putaran berikutnya.
Sumber: StudyNash