1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Belgia
  4. /
  5. Kepala HAM PBB Peringatkan Belgia dan Negara UE Lainnya Soal ‘Pusat Pemulangan’ Migrasi Baru

Kepala HAM PBB Peringatkan Belgia dan Negara UE Lainnya Soal ‘Pusat Pemulangan’ Migrasi Baru

Jun 21, 2026
·
Kepala HAM PBB Peringatkan Belgia dan Negara UE Lainnya Soal ‘Pusat Pemulangan’ Migrasi Baru
Komisioner Tinggi HAM PBB, Volker Türk, mengeluarkan pernyataan tegas pada 20 Juni 2026 yang mendesak Uni Eropa—dan secara tidak langsung Belgia—untuk meninjau kembali elemen kunci dari regulasi “pengembalian” baru yang diadopsi blok tersebut. Kebijakan ini, yang disetujui oleh legislatif UE tiga hari sebelumnya, merupakan bagian terakhir dari Pakta Migrasi dan Suaka yang mulai berlaku pada 12 Juni. Regulasi ini memberi wewenang kepada negara anggota untuk menahan pencari suaka yang ditolak hingga dua tahun dan mendirikan “pusat pengembalian” di negara ketiga tempat migran dapat dikirim sementara proses pemulangan mereka diatur.

Intervensi Türk penting bagi Belgia karena Pemerintah Federal sedang menyusun undang-undang domestik untuk mengoperasionalkan rezim baru ini. Menurut pejabat Kantor Imigrasi Belgia, rencana tersebut mencakup perluasan pusat tertutup di Steenokkerzeel dan negosiasi dengan Niger untuk lokasi pemrosesan eksternal—langkah yang berpotensi menghadapi tantangan hukum jika perlindungan hak asasi manusia tidak memadai.

Asosiasi bisnis seperti Agoria dan FEB khawatir reputasi negara akan tercemar dan terjadi kekurangan tenaga kerja jika migran terampil menganggap Belgia sebagai negara yang tidak ramah. Selain dimensi moral, peringatan PBB ini menyoroti risiko praktis bagi pengusaha Belgia yang bergantung pada talenta internasional. Statistik UE menunjukkan hanya 29% orang yang diperintahkan meninggalkan negara benar-benar pergi; para kritikus berpendapat penahanan lebih lama justru menambah biaya tanpa meningkatkan efektivitas pengembalian.

Konfederasi Perusahaan Belgia mencatat sektor-sektor dengan pertumbuhan tinggi—dari AI di Leuven hingga biopharma di Wallonia—sudah kesulitan mendapatkan izin tinggal khusus dan bisa mengalami penundaan lebih lanjut jika sumber daya dialihkan ke infrastruktur penahanan daripada pemrosesan visa. Menteri Suaka dan Migrasi Belgia, Anneleen Van Bossuyt (N-VA), menegaskan kerangka kerja yang lebih ketat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan dan mengembalikan kepercayaan pada sistem suaka.

Namun, para ahli hukum di KU Leuven memperingatkan bahwa pengusiran massal atau pengalihan tanggung jawab ke negara non-UE bisa melanggar prinsip non-refoulement. Mereka memprediksi gelombang litigasi di pengadilan Belgia dan Pengadilan HAM Eropa jika penilaian risiko individu tidak dilakukan dengan cermat.

Bagi manajer mobilitas global, pesan yang jelas: lingkungan kepatuhan di seluruh UE—termasuk Belgia—semakin ketat. Perusahaan yang merencanakan penugasan antar-UE harus mengantisipasi pemeriksaan dokumen yang lebih ketat, waktu tunggu visa reunifikasi keluarga yang lebih lama, dan pertanyaan reputasi dari karyawan yang khawatir soal standar hak asasi manusia. Komunikasi proaktif dan pengajuan dokumen lebih awal akan sangat penting untuk menghindari penundaan penugasan saat regulasi pengembalian mulai berlaku penuh pada awal 2027.
Sumber: New Age / AFP dispatch

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Belgia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×