1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Sistem Biometrik Masuk/Keluar Baru Uni Eropa Sebabkan Antrean Panjang bagi Warga Australia yang Tiba di Eropa

Sistem Biometrik Masuk/Keluar Baru Uni Eropa Sebabkan Antrean Panjang bagi Warga Australia yang Tiba di Eropa

Jul 1, 2026
·
Sistem Biometrik Masuk/Keluar Baru Uni Eropa Sebabkan Antrean Panjang bagi Warga Australia yang Tiba di Eropa
Para pelancong bisnis Australia yang tiba di Eropa minggu ini langsung menghadapi Sistem Masuk/Keluar biometrik baru Uni Eropa (EES). Sistem digital yang mulai berlaku pada 30 Juni 2026 di semua perbatasan luar Schengen ini menggantikan prosedur cap tinta dengan pemindaian sidik jari dan wajah wajib. Meski menjanjikan keamanan perbatasan lebih ketat dan deteksi otomatis pelanggaran masa tinggal, 24 jam pertama peluncuran menimbulkan frustrasi di pusat-pusat utama di Prancis, Italia, Spanyol, dan Yunani, dengan antrean imigrasi dilaporkan lebih dari tiga jam oleh beberapa warga Australia.

Petugas imigrasi kini membutuhkan beberapa menit per penumpang untuk mendaftarkan pendatang baru, yang menjadi tantangan besar saat pesawat besar dengan 350 penumpang jarak jauh mendarat. Infrastruktur bandara—kios biometrik, gerbang elektronik, dan area tunggu—belum memadai untuk mengimbangi waktu proses baru ini, sementara jadwal staf dibuat sebelum dampak sistem benar-benar terlihat. Bandara tujuan liburan Mediterania seperti Roma-Fiumicino, Barcelona-El Prat, dan Athena menjadi yang paling terdampak karena jadwal puncak musim panas utara bertepatan dengan hari pertama peluncuran.

Sistem Biometrik Masuk/Keluar Baru Uni Eropa Sebabkan Antrean Panjang bagi Warga Australia yang Tiba di Eropa


Bagi perusahaan Australia, keterlambatan ini berdampak praktis dan finansial. Koneksi kereta yang terlewat, sopir yang tidak datang, dan pertemuan klien yang harus dijadwal ulang menambah beban biaya. Manajer perjalanan sudah mulai menyesuaikan jadwal dengan menambah waktu cadangan atau memilih masuk Schengen pertama di bandara utara yang lebih siap seperti Amsterdam atau Frankfurt. Maskapai juga meninjau ulang waktu minimum koneksi untuk transfer Schengen karena penumpang tanpa paspor UE tidak bisa lagi mengandalkan cap manual cepat.

Agen UE Frontex dan eu-LISA mengatakan ketegangan ini akan berkurang saat pelancong berulang bisa melewati jalur ‘verifikasi saja’ yang lebih cepat dan bandara menambah kios biometrik. Namun, perusahaan manajemen perjalanan Australia memperingatkan masa adaptasi bisa berlangsung berbulan-bulan, terutama jika pembatasan staf tetap berlaku. Mereka menyarankan eksekutif untuk mengunduh dokumen sebelumnya, memilih penerbangan lebih awal bila memungkinkan, dan membeli tiket dengan fleksibilitas penuh. Beberapa perusahaan bahkan mempertimbangkan partisipasi rapat dewan Eropa secara jarak jauh sampai sistem stabil.

Dalam jangka panjang, EES akan terintegrasi dengan otorisasi perjalanan ETIAS yang tertunda—dijadwalkan pada 2027—yang akan memindahkan sebagian besar proses kepatuhan ke online sebelum keberangkatan. Setelah kedua sistem matang, warga Australia diharapkan menikmati proses otomatis yang lebih cepat pada perjalanan berikutnya. Sementara itu, kesabaran, keanggotaan lounge premium, dan penjadwalan yang cermat menjadi kunci bagi siapa pun yang melakukan bisnis di Benua Eropa pada pertengahan 2026.
Sumber: Travel and Tour World

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×