1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Uni Eropa mengakui ‘banyak yang harus diperbaiki’ saat antrean biometrik di perbatasan membuat bandara Prancis macet

Uni Eropa mengakui ‘banyak yang harus diperbaiki’ saat antrean biometrik di perbatasan membuat bandara Prancis macet

Jul 4, 2026
·
Uni Eropa mengakui ‘banyak yang harus diperbaiki’ saat antrean biometrik di perbatasan membuat bandara Prancis macet
Brussels secara terbuka mengakui pada Jumat sore (3 Juli) bahwa Sistem Masuk/Keluar (EES) baru Uni Eropa masih menyebabkan antrean pemeriksaan paspor yang “tidak dapat diterima,” kadang-kadang memanjang lebih dari dua jam, di perbatasan luar Schengen. Juru bicara Komisi Eropa, Anitta Hipper, mengatakan kepada wartawan bahwa pihak eksekutif “memahami frustrasi para pelancong” dan sedang bekerja sama dengan negara anggota untuk menambah lebih banyak kios sidik jari, mengalihkan staf Frontex, serta melonggarkan kuota pendaftaran biometrik wajib. Pengakuan ini muncul kurang dari tiga bulan setelah EES menjadi wajib di bandara, pelabuhan, dan pos lintas darat sejak 10 April. Dalam sistem ini, setiap pengunjung non-UE dengan masa tinggal singkat harus memberikan empat sidik jari dan foto wajah saat pertama kali memasuki zona; pemeriksaan berikutnya dilakukan dengan mencocokkan data tersebut, bukan cap paspor. Meskipun dirancang untuk mempercepat arus penumpang, waktu pendaftaran rata-rata enam menit justru membebani lalu lintas puncak. Bandara-bandara di Prancis menjadi yang paling terdampak. Paris-Charles-de-Gaulle sudah membuka kembali beberapa loket manual, sementara gerbang regional seperti Toulouse-Blagnac dan Nice melaporkan antrean pagi hari yang memanjang hingga ruang keberangkatan. Maskapai mengeluhkan koneksi penerbangan yang terlewat dan biaya hotel yang harus ditanggung ketika penumpang tidak bisa melewati imigrasi dengan cepat untuk melakukan cek ulang bagasi. Bagi pengelola mobilitas, pesannya jelas: buat waktu tunggu lebih panjang antara penerbangan masuk dan lanjutan, daftarkan data biometrik pelancong sering lewat skema pilot lokal, dan beri tahu staf bahwa gerbang Fast-Track/Parafe sementara ditutup untuk sebagian besar warga negara non-Uni Eropa. Komisi menyatakan akan melakukan tinjauan kemajuan baru pada 15 Juli dan memberi sinyal kemungkinan membolehkan negara-negara mengurangi target pendaftaran selama lonjakan musim panas—keputusan yang akan langsung memengaruhi rencana penempatan petugas perbatasan Prancis.
Sumber: AFP via Boursedirect

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×