1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Inggris
  4. /
  5. Kelompok Hak Asasi Manusia Mendesak Penutupan Kamp Suaka Militer Inggris Karena Kondisi yang ‘Tidak Manusiawi’

Kelompok Hak Asasi Manusia Mendesak Penutupan Kamp Suaka Militer Inggris Karena Kondisi yang ‘Tidak Manusiawi’

Jul 21, 2026
·
Kelompok Hak Asasi Manusia Mendesak Penutupan Kamp Suaka Militer Inggris Karena Kondisi yang ‘Tidak Manusiawi’
Koalisi yang terdiri dari 44 organisasi pengungsi, bantuan hukum, dan hak asasi manusia telah mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk menuntut penutupan segera pusat akomodasi pengungsi berskala besar yang berlokasi di bekas situs Kementerian Pertahanan. Dalam surat terbuka yang diterbitkan pada 20 Juli 2026, kelompok yang dipimpin oleh Joint Council for the Welfare of Immigrants (JCWI) ini menyatakan bahwa kondisi di Crowborough, East Sussex, dan Wethersfield, Essex, serta fasilitas yang diusulkan di Barnham, Bicester, dan Linton-on-Ouse, tidak aman, tidak bermartabat, dan lebih mahal dibandingkan dengan akomodasi berbasis komunitas.

Para penandatangan menuduh bahwa hingga 16 pria ditempatkan dalam satu asrama, dengan pemanas yang tidak memadai di musim dingin dan suhu yang sangat panas di musim panas. Mereka juga mengeluhkan akses terbatas ke pengacara, keterlambatan surat menyurat yang menyebabkan migran melewatkan tenggat waktu pengadilan, serta kegagalan dalam menyaring korban perdagangan manusia—praktik yang dianggap melanggar Undang-Undang Perbudakan Modern 2015 dan putusan Pengadilan Tinggi terbaru terkait kebijakan berbagi kamar.

Médicins Sans Frontières, salah satu LSM pendukung, memperingatkan bahwa model penahanan massal ini “mengulang trauma” bagi pencari suaka yang melarikan diri dari penyiksaan dan konflik. Dari sisi keuangan, surat tersebut mengutip data dari National Audit Office yang menunjukkan biaya Wethersfield sebesar £135 per orang per malam, dibandingkan dengan £23,25 untuk akomodasi penyebaran di komunitas.

Kelompok Hak Asasi Manusia Mendesak Penutupan Kamp Suaka Militer Inggris Karena Kondisi yang ‘Tidak Manusiawi’


Dengan pemerintah menghabiskan hampir £4 miliar per tahun untuk akomodasi pengungsi, para aktivis menilai kamp-kamp ini tidak hanya tidak manusiawi tetapi juga tidak rasional secara ekonomi. Intervensi ini muncul saat pemerintah berupaya memperpanjang penggunaan Crowborough, meningkatkan kapasitas di Wethersfield, dan mencari situs militer lain untuk menggantikan akomodasi hotel.

Para menteri berargumen bahwa fasilitas besar dan aman dapat mencegah kedatangan ilegal dan mengurangi biaya hotel, namun para kritikus menilai kamp terpencil justru mengisolasi penghuni dari dukungan hukum, layanan kesehatan, dan peluang integrasi komunitas. Meski isu ini terutama terkait kebijakan suaka, para pengusaha yang bergantung pada program integrasi berbasis amal mengatakan model kamp ini menghambat pembelajaran bahasa Inggris awal dan pelatihan kesiapan kerja, sehingga menunda masuknya pengungsi ke pasar tenaga kerja.

Kelompok bisnis mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk mengadopsi pusat penerimaan yang lebih kecil dan berbasis kota, yang disesuaikan dengan kekurangan keterampilan lokal.
Sumber: Electronic Immigration Network

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×