
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (MoFA) telah meluncurkan kampanye kesiapan perjalanan nasional menjelang libur sekolah selama 27 hari (8 Desember – 4 Januari) yang diperkirakan akan menjadi musim keberangkatan tersibuk sejak pandemi. Dengan tema “Dari UAE, Kita Bepergian,” kampanye ini menggabungkan tips praktis, peringatan waktu nyata, dan layanan konsuler digital yang diperbarui dalam satu inisiatif terpadu yang ditujukan bagi sekitar 1,7 juta penduduk yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri dalam enam minggu ke depan.
Pejabat menyatakan waktu peluncuran ini sengaja dipilih: Hari Nasional UAE (2 Desember), Natal, dan Tahun Baru jatuh dalam periode libur, menciptakan puncak perjalanan yang luar biasa dan telah mendorong pemesanan tiket pesawat bulan Desember naik 35 persen dibanding tahun lalu. Untuk menghindari kendala umum, MoFA mengimbau para pelancong memastikan paspor memiliki masa berlaku minimal enam bulan, memeriksa aturan visa untuk setiap tujuan, dan membeli asuransi kesehatan internasional yang mencakup seluruh perjalanan. Aplikasi ponsel pintar kementerian kini menyediakan notifikasi perubahan aturan masuk, risiko geopolitik, dan cuaca ekstrem, sementara platform pendaftaran sukarela “Twajudi” telah diperbarui agar keluarga dapat berbagi satu profil.
Di balik tips untuk publik, terdapat peningkatan layanan konsuler. MoFA menyatakan Pusat Kontak 24/7 kini dapat melayani panggilan dalam 11 bahasa dan telah menggandakan staf respons krisis hingga akhir tahun. Alat triase berbasis AI baru mengkategorikan pertanyaan berdasarkan urgensi dan mengarahkan penelepon ke opsi swalayan—seperti permintaan dokumen perjalanan darurat—sebelum menghubungkan ke petugas langsung. Menurut Under-Secretary Omar Obaid Al Shamsi, tujuan utamanya adalah memangkas waktu penyelesaian rata-rata kasus rutin menjadi kurang dari 15 menit.
Bagi manajer mobilitas korporat, kampanye ini menawarkan dua keuntungan langsung. Pertama, MoFA menerbitkan feed advis perjalanan yang dapat dibaca mesin dan langsung terintegrasi ke dashboard duty-of-care, memungkinkan perusahaan memantau jadwal perjalanan karyawan dengan skor risiko yang dinamis. Kedua, kementerian membuka jalur verifikasi cepat untuk surat kuasa korporat yang diterbitkan di UAE, sehingga staf yang melakukan perjalanan bisnis dapat melegalisasi dokumen dalam waktu kurang dari 24 jam.
Para analis sektor perjalanan menilai inisiatif ini memperkuat ambisi UAE menjadi pusat mobilitas global, di mana warga dan penduduknya dapat melintasi batas negara dengan hambatan minimal. Dengan memusatkan panduan perjalanan dan mendigitalisasi dukungan, kampanye ini diharapkan mengurangi kendala mendadak di bandara, menjaga reputasi merek UAE di luar negeri, dan membebaskan petugas konsuler untuk fokus pada situasi darurat kompleks daripada urusan administratif rutin.
Pejabat menyatakan waktu peluncuran ini sengaja dipilih: Hari Nasional UAE (2 Desember), Natal, dan Tahun Baru jatuh dalam periode libur, menciptakan puncak perjalanan yang luar biasa dan telah mendorong pemesanan tiket pesawat bulan Desember naik 35 persen dibanding tahun lalu. Untuk menghindari kendala umum, MoFA mengimbau para pelancong memastikan paspor memiliki masa berlaku minimal enam bulan, memeriksa aturan visa untuk setiap tujuan, dan membeli asuransi kesehatan internasional yang mencakup seluruh perjalanan. Aplikasi ponsel pintar kementerian kini menyediakan notifikasi perubahan aturan masuk, risiko geopolitik, dan cuaca ekstrem, sementara platform pendaftaran sukarela “Twajudi” telah diperbarui agar keluarga dapat berbagi satu profil.
Di balik tips untuk publik, terdapat peningkatan layanan konsuler. MoFA menyatakan Pusat Kontak 24/7 kini dapat melayani panggilan dalam 11 bahasa dan telah menggandakan staf respons krisis hingga akhir tahun. Alat triase berbasis AI baru mengkategorikan pertanyaan berdasarkan urgensi dan mengarahkan penelepon ke opsi swalayan—seperti permintaan dokumen perjalanan darurat—sebelum menghubungkan ke petugas langsung. Menurut Under-Secretary Omar Obaid Al Shamsi, tujuan utamanya adalah memangkas waktu penyelesaian rata-rata kasus rutin menjadi kurang dari 15 menit.
Bagi manajer mobilitas korporat, kampanye ini menawarkan dua keuntungan langsung. Pertama, MoFA menerbitkan feed advis perjalanan yang dapat dibaca mesin dan langsung terintegrasi ke dashboard duty-of-care, memungkinkan perusahaan memantau jadwal perjalanan karyawan dengan skor risiko yang dinamis. Kedua, kementerian membuka jalur verifikasi cepat untuk surat kuasa korporat yang diterbitkan di UAE, sehingga staf yang melakukan perjalanan bisnis dapat melegalisasi dokumen dalam waktu kurang dari 24 jam.
Para analis sektor perjalanan menilai inisiatif ini memperkuat ambisi UAE menjadi pusat mobilitas global, di mana warga dan penduduknya dapat melintasi batas negara dengan hambatan minimal. Dengan memusatkan panduan perjalanan dan mendigitalisasi dukungan, kampanye ini diharapkan mengurangi kendala mendadak di bandara, menjaga reputasi merek UAE di luar negeri, dan membebaskan petugas konsuler untuk fokus pada situasi darurat kompleks daripada urusan administratif rutin.
Sumber: Gulf News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Pemegang Golden Visa di luar negeri bisa dapat paspor pengganti dalam 30 menit, kata Kemenlu
Kabut merah memburuk, ganggu penerbangan dan jalan; Tim HR diminta aktifkan protokol tanggung jawab keselamatan