
Migrasi bersih jangka panjang Inggris turun drastis menjadi 204.000 pada tahun yang berakhir Juni 2025, menurut data sementara yang dirilis oleh Office for National Statistics (ONS) pada 27 November. Angka ini menurun dua pertiga dari 649.000 yang tercatat setahun sebelumnya dan merupakan angka tahunan terendah sejak masa pemulihan pandemi pada 2021.
ONS menyebut penurunan ini disebabkan oleh turunnya imigrasi kerja non-UE sebesar 61% dan penurunan kedatangan pelajar sebesar 25% setelah serangkaian perubahan kebijakan. Langkah utama termasuk pelarangan sebagian besar pelajar internasional membawa tanggungan (Januari 2024), kenaikan ambang gaji untuk Pekerja Terampil menjadi £38.700 pada April, serta penghapusan jalur visa pekerja perawatan dan kenaikan ambang lagi menjadi £41.700 pada Juli. Sementara itu, emigrasi terus meningkat seiring keluarnya gelombang besar pelajar pasca pandemi dari negara tersebut.
Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood menyatakan pemerintah akan “melangkah lebih jauh” dan mengacu pada Immigration White Paper bulan ini, yang menjadikan status pengungsi bersifat sementara, mempercepat deportasi, dan menggandakan masa tunggu untuk mendapatkan status tinggal permanen menjadi sepuluh tahun bagi sebagian besar pekerja. Kelompok bisnis menyambut baik kepastian jumlah yang lebih jelas, namun memperingatkan bahwa perubahan aturan yang berulang menciptakan kesulitan perencanaan bagi pengusaha yang merekrut tenaga kerja dari luar negeri.
Bagi manajer mobilitas global, data baru ini mengonfirmasi pasar tenaga kerja Inggris yang semakin ketat bagi pekerja asing. Perusahaan yang mengandalkan talenta dengan gaji menengah atau transfer antar perusahaan menghadapi kenaikan gaji minimum, jalur menuju status tinggal permanen yang lebih panjang, serta opsi yang lebih terbatas bagi anggota keluarga tanggungan. Pengusaha disarankan untuk meninjau kembali rentang gaji sesuai ambang baru dan mempertimbangkan izin pekerja perbatasan atau opsi kunjungan jangka pendek jika memungkinkan.
Meski jumlah keseluruhan menurun, Inggris masih mencatat migrasi bersih positif, terutama didorong oleh peran berkeahlian tinggi dan sektor kesehatan yang masih memenuhi ambang gaji dan keterampilan. ONS mengingatkan bahwa angka ini bersifat sementara dan akan direvisi setelah data administratif baru dari Home Office diintegrasikan.
ONS menyebut penurunan ini disebabkan oleh turunnya imigrasi kerja non-UE sebesar 61% dan penurunan kedatangan pelajar sebesar 25% setelah serangkaian perubahan kebijakan. Langkah utama termasuk pelarangan sebagian besar pelajar internasional membawa tanggungan (Januari 2024), kenaikan ambang gaji untuk Pekerja Terampil menjadi £38.700 pada April, serta penghapusan jalur visa pekerja perawatan dan kenaikan ambang lagi menjadi £41.700 pada Juli. Sementara itu, emigrasi terus meningkat seiring keluarnya gelombang besar pelajar pasca pandemi dari negara tersebut.
Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood menyatakan pemerintah akan “melangkah lebih jauh” dan mengacu pada Immigration White Paper bulan ini, yang menjadikan status pengungsi bersifat sementara, mempercepat deportasi, dan menggandakan masa tunggu untuk mendapatkan status tinggal permanen menjadi sepuluh tahun bagi sebagian besar pekerja. Kelompok bisnis menyambut baik kepastian jumlah yang lebih jelas, namun memperingatkan bahwa perubahan aturan yang berulang menciptakan kesulitan perencanaan bagi pengusaha yang merekrut tenaga kerja dari luar negeri.
Bagi manajer mobilitas global, data baru ini mengonfirmasi pasar tenaga kerja Inggris yang semakin ketat bagi pekerja asing. Perusahaan yang mengandalkan talenta dengan gaji menengah atau transfer antar perusahaan menghadapi kenaikan gaji minimum, jalur menuju status tinggal permanen yang lebih panjang, serta opsi yang lebih terbatas bagi anggota keluarga tanggungan. Pengusaha disarankan untuk meninjau kembali rentang gaji sesuai ambang baru dan mempertimbangkan izin pekerja perbatasan atau opsi kunjungan jangka pendek jika memungkinkan.
Meski jumlah keseluruhan menurun, Inggris masih mencatat migrasi bersih positif, terutama didorong oleh peran berkeahlian tinggi dan sektor kesehatan yang masih memenuhi ambang gaji dan keterampilan. ONS mengingatkan bahwa angka ini bersifat sementara dan akan direvisi setelah data administratif baru dari Home Office diintegrasikan.
Sumber: Reuters / ONS
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.Lebih Banyak Dari Inggris
Lihat semua
Lembaga Pemikir Perkirakan Migrasi Bersih Kembali ke Normal Pra-Brexit, Publik Masih Beranggapan Meningkat
‘Tanpa ETA, Tidak Boleh Masuk’: Inggris Tegaskan Penegakan Izin Perjalanan Digital Musim Dingin untuk 85 Negara