
China Southern Airlines mengonfirmasi pada 21 Desember bahwa penerbangan musiman Perth–Guangzhou akan diubah menjadi layanan nonstop sepanjang tahun mulai April 2026. Maskapai ini akan mengoperasikan tiga rotasi Boeing 787-9 setiap minggu (Senin, Kamis, dan Sabtu), menyediakan sekitar 85.800 kursi tahunan dan menjadi satu-satunya koneksi langsung antara Australia Barat dan daratan utama China.
Pentingnya strategis: Australia Barat menjadikan China sebagai pasar pengunjung internasional keempat terbesar; sebanyak 65.000 wisatawan China menghabiskan sekitar AUD 457 juta di negara bagian ini selama tahun fiskal 2025. Menjadikan rute ini permanen memastikan ketersediaan angkutan udara penting bagi sektor pertambangan, energi, dan pendidikan di Perth, yang semuanya bergantung pada perjalanan eksekutif rutin ke pusat manufaktur Guangdong dan wilayah lainnya melalui jaringan domestik China Southern yang melayani lebih dari 200 kota.
Perdagangan dan kargo: Pengumuman ini menyusul penandatanganan nota kesepahaman Bandara Saudara antara Bandara Perth dan Bandara Internasional Guangzhou Baiyun bulan ini, yang akan melibatkan pemasaran bersama kapasitas kargo bagasi. Hal ini diharapkan menguntungkan eksportir pertanian Australia Barat—terutama produk seafood premium dan hasil segar—yang mencari akses lebih cepat ke pasar konsumen di China Selatan.
Lanskap kompetitif: Sebelum pandemi, hanya satu maskapai dari daratan China yang melayani Perth. Langkah China Southern ini mengantisipasi potensi ekspansi oleh Hainan Airlines dan Xiamen Air, serta memberikan keuntungan sebagai pelopor saat pembicaraan kapasitas bilateral antara Canberra dan Beijing dilanjutkan. Agen perjalanan melaporkan bahwa maskapai ini sudah menawarkan tarif gabungan ke Eropa melalui Guangzhou untuk menyaingi pesaing dari Timur Tengah.
Pertimbangan praktis bagi perusahaan: Perusahaan dengan operasi FIFO (fly-in fly-out) di sektor pertambangan sebaiknya memperbarui kebijakan perjalanan untuk memasukkan rute PVG–PER dan kode berbagi CZ; jadwal penerbangan ke barat yang tiba malam hari memungkinkan koneksi pada hari yang sama dari 30 kota di China. Para pelancong juga dapat memanfaatkan fasilitas transit bebas visa 24 jam di Guangzhou untuk penerbangan lanjutan di dalam China.
Pentingnya strategis: Australia Barat menjadikan China sebagai pasar pengunjung internasional keempat terbesar; sebanyak 65.000 wisatawan China menghabiskan sekitar AUD 457 juta di negara bagian ini selama tahun fiskal 2025. Menjadikan rute ini permanen memastikan ketersediaan angkutan udara penting bagi sektor pertambangan, energi, dan pendidikan di Perth, yang semuanya bergantung pada perjalanan eksekutif rutin ke pusat manufaktur Guangdong dan wilayah lainnya melalui jaringan domestik China Southern yang melayani lebih dari 200 kota.
Perdagangan dan kargo: Pengumuman ini menyusul penandatanganan nota kesepahaman Bandara Saudara antara Bandara Perth dan Bandara Internasional Guangzhou Baiyun bulan ini, yang akan melibatkan pemasaran bersama kapasitas kargo bagasi. Hal ini diharapkan menguntungkan eksportir pertanian Australia Barat—terutama produk seafood premium dan hasil segar—yang mencari akses lebih cepat ke pasar konsumen di China Selatan.
Lanskap kompetitif: Sebelum pandemi, hanya satu maskapai dari daratan China yang melayani Perth. Langkah China Southern ini mengantisipasi potensi ekspansi oleh Hainan Airlines dan Xiamen Air, serta memberikan keuntungan sebagai pelopor saat pembicaraan kapasitas bilateral antara Canberra dan Beijing dilanjutkan. Agen perjalanan melaporkan bahwa maskapai ini sudah menawarkan tarif gabungan ke Eropa melalui Guangzhou untuk menyaingi pesaing dari Timur Tengah.
Pertimbangan praktis bagi perusahaan: Perusahaan dengan operasi FIFO (fly-in fly-out) di sektor pertambangan sebaiknya memperbarui kebijakan perjalanan untuk memasukkan rute PVG–PER dan kode berbagi CZ; jadwal penerbangan ke barat yang tiba malam hari memungkinkan koneksi pada hari yang sama dari 30 kota di China. Para pelancong juga dapat memanfaatkan fasilitas transit bebas visa 24 jam di Guangzhou untuk penerbangan lanjutan di dalam China.
Sumber: Aviation24.be