1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Oposisi Mengungkap Rencana Pangkas Migrasi Permanen hingga 25% dan Perketat Penerimaan Visa Tenaga Ahli

Oposisi Mengungkap Rencana Pangkas Migrasi Permanen hingga 25% dan Perketat Penerimaan Visa Tenaga Ahli

Jan 25, 2026
·
Oposisi Mengungkap Rencana Pangkas Migrasi Permanen hingga 25% dan Perketat Penerimaan Visa Tenaga Ahli
Oposisi federal Australia telah menempatkan migrasi sebagai agenda politik utama dengan mengusulkan pengurangan program migrasi permanen dari 185.000 kuota saat ini menjadi 140.000 pada tahun pertama pemerintahan Koalisi. Juru bicara imigrasi, Dan Tehan, mengatakan kepada ABC Radio National bahwa pengurangan terbesar akan terjadi pada jalur migrasi terampil, yang akan berkurang sebanyak 45.000 kuota, sementara jumlah kemanusiaan akan dikembalikan ke rata-rata jangka panjang sebesar 13.750. Pemimpin Oposisi, Peter Dutton, mengonfirmasi target ini dalam konferensi pers di Hobart pada Jumat, 24 Januari.

Rencana ini akan secara bertahap menaikkan kuota menjadi 160.000 dalam empat tahun, namun tetap membatasi migrasi bersih dari luar negeri dengan mengurangi pendaftaran pelajar asing, memperketat aturan visa lulusan, dan meningkatkan pengawasan untuk mencegah “visa hopping”. Visa keluarga dan orang tua akan dipertahankan pada batas saat ini.

Oposisi Mengungkap Rencana Pangkas Migrasi Permanen hingga 25% dan Perketat Penerimaan Visa Tenaga Ahli


Kelompok bisnis segera memperingatkan bahwa pengurangan besar pada kuota migrasi terampil dapat memperburuk kekurangan tenaga kerja di sektor konstruksi, perawatan lansia, dan perhotelan—sektor yang diklaim oposisi ingin prioritaskan. Usulan ini juga bertentangan dengan proyeksi Treasury yang mengasumsikan migrasi lebih tinggi untuk menstabilkan tenaga kerja yang menua.

Bagi manajer mobilitas global, intinya adalah ketidakpastian: sponsor perusahaan mungkin menghadapi kuota nominasi yang lebih sedikit, antrean lebih panjang, dan fokus lebih ketat pada pembuktian kekurangan keterampilan yang nyata. Perusahaan yang merencanakan penugasan ekspatriat ke Australia mungkin perlu mempercepat pengajuan sebelum batas kuota diberlakukan, atau beralih ke visa Kerja Sementara (Short-Stay Specialist) jangka pendek jika memungkinkan.

Sikap oposisi ini membuka pilihan jelas menjelang pemilihan federal berikutnya. Pengusaha dengan proyek penting atau transfer kantor pusat ke Australia harus merencanakan skenario untuk batas migrasi terampil yang lebih ketat dan audit kepatuhan yang lebih intensif jika Koalisi memenangkan kekuasaan.
Sumber: SBS News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×