
Pos Pemeriksaan Perbatasan Hong Kong Kini Paling Ramai Sepanjang Sejarah
Direktur Imigrasi Benson Kwok mengungkapkan kepada wartawan pada 13 Februari bahwa tahun lalu kota ini memproses 335 juta pergerakan penumpang masuk dan keluar—naik 12 persen dibanding 2024 dan menjadi angka tertinggi sejak pencatatan dimulai. Lonjakan ini mencerminkan pemulihan penuh kunjungan wisata, kebangkitan perjalanan lintas batas oleh tenaga kerja dari daratan, serta kembalinya perjalanan bisnis jarak jauh melalui bandara Chek Lap Kok.
Wisatawan dari daratan masih mendominasi dengan 38 juta kedatangan, namun pasar luar negeri juga bangkit kembali: jumlah pengunjung dari Amerika Serikat, Singapura, dan Timur Tengah tumbuh dua digit seiring maskapai menambah kapasitas dan konferensi kembali digelar. Kwok mengakui volume sebesar ini membebani infrastruktur lama, terutama di Lo Wu dan Lok Ma Chau. Antrean pada jam sibuk kadang melebihi janji layanan 30 menit bagi pengunjung.
Untuk mempercepat antrean, Imigrasi akan menguji coba “e-Channel tanpa kontak” yang menggunakan pengenalan wajah menggantikan pemindaian sidik jari. Uji coba ini dijadwalkan dimulai di satu pos pemeriksaan darat sebelum Juni dan menjanjikan waktu pemeriksaan sekitar lima detik per penumpang. Jika berhasil, teknologi ini akan diterapkan di bandara dan terminal kereta cepat West Kowloon tahun depan.
Kwok menegaskan bahwa perlindungan privasi sudah diperhatikan: data biometrik akan dienkripsi dan dihapus setelah setiap pemeriksaan kecuali penumpang memilih ikut program pelancong terpercaya. Meski begitu, Kantor Komisioner Privasi telah diundang untuk mengaudit sistem ini di tengah kekhawatiran publik yang meningkat soal teknologi pengawasan.
Bagi perusahaan, pembaruan ini berarti waktu perjalanan dari pintu ke pintu yang lebih singkat bagi staf shuttle dan eksekutif yang sering ke China. Manajer mobilitas disarankan mengingatkan pelancong rutin untuk memperbarui kartu smart-ID yang diperlukan untuk kanal baru ini, serta bersiap menghadapi pekerjaan konstruksi sementara di pos pemeriksaan sibuk saat jalur diperbarui.
Direktur Imigrasi Benson Kwok mengungkapkan kepada wartawan pada 13 Februari bahwa tahun lalu kota ini memproses 335 juta pergerakan penumpang masuk dan keluar—naik 12 persen dibanding 2024 dan menjadi angka tertinggi sejak pencatatan dimulai. Lonjakan ini mencerminkan pemulihan penuh kunjungan wisata, kebangkitan perjalanan lintas batas oleh tenaga kerja dari daratan, serta kembalinya perjalanan bisnis jarak jauh melalui bandara Chek Lap Kok.
Wisatawan dari daratan masih mendominasi dengan 38 juta kedatangan, namun pasar luar negeri juga bangkit kembali: jumlah pengunjung dari Amerika Serikat, Singapura, dan Timur Tengah tumbuh dua digit seiring maskapai menambah kapasitas dan konferensi kembali digelar. Kwok mengakui volume sebesar ini membebani infrastruktur lama, terutama di Lo Wu dan Lok Ma Chau. Antrean pada jam sibuk kadang melebihi janji layanan 30 menit bagi pengunjung.
Untuk mempercepat antrean, Imigrasi akan menguji coba “e-Channel tanpa kontak” yang menggunakan pengenalan wajah menggantikan pemindaian sidik jari. Uji coba ini dijadwalkan dimulai di satu pos pemeriksaan darat sebelum Juni dan menjanjikan waktu pemeriksaan sekitar lima detik per penumpang. Jika berhasil, teknologi ini akan diterapkan di bandara dan terminal kereta cepat West Kowloon tahun depan.
Kwok menegaskan bahwa perlindungan privasi sudah diperhatikan: data biometrik akan dienkripsi dan dihapus setelah setiap pemeriksaan kecuali penumpang memilih ikut program pelancong terpercaya. Meski begitu, Kantor Komisioner Privasi telah diundang untuk mengaudit sistem ini di tengah kekhawatiran publik yang meningkat soal teknologi pengawasan.
Bagi perusahaan, pembaruan ini berarti waktu perjalanan dari pintu ke pintu yang lebih singkat bagi staf shuttle dan eksekutif yang sering ke China. Manajer mobilitas disarankan mengingatkan pelancong rutin untuk memperbarui kartu smart-ID yang diperlukan untuk kanal baru ini, serta bersiap menghadapi pekerjaan konstruksi sementara di pos pemeriksaan sibuk saat jalur diperbarui.
Sumber: South China Morning Post
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Arus Mudik Tahun Baru Imlek: Diperkirakan 636.000 Orang Tinggalkan Hong Kong Hari Ini, Antrean di Bandara Memanjang
Hong Kong Catat Rekor 335 Juta Penyeberangan pada 2025; Saluran Elektronik Tanpa Kontak Akan Diluncurkan di HZMB