1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Italia
  4. /
  5. Mahkamah Konstitusi Menyelesaikan Sidang Soal Undang-Undang Kewarganegaraan ‘Tajani’ yang Kontroversial

Mahkamah Konstitusi Menyelesaikan Sidang Soal Undang-Undang Kewarganegaraan ‘Tajani’ yang Kontroversial

Mar 12, 2026
·
Mahkamah Konstitusi Menyelesaikan Sidang Soal Undang-Undang Kewarganegaraan ‘Tajani’ yang Kontroversial
Mahkamah Konstitusi Italia pagi ini menyelesaikan sidang lisan terkait legalitas Undang-Undang 74/2025—dikenal sebagai “Dekrit Tajani”—yang memberlakukan batasan ketat generasi dalam klaim kewarganegaraan Italia berdasarkan jure sanguinis. Para pemohon berargumen bahwa undang-undang ini secara retroaktif mencabut hak yang diperoleh sejak lahir, melanggar prinsip kesetaraan dan yurisprudensi Uni Eropa. Kuasa hukum pemerintah menanggapi bahwa pembatasan ini diperlukan untuk mengatasi praktik ‘belanja paspor’ dan meringankan beban konsulat yang kewalahan. Kasus ini sangat penting bagi diaspora Italia yang berjumlah delapan juta orang serta industri mobilitas yang mendukung mereka. Sejak 2022, permintaan untuk pengakuan kewarganegaraan melonjak tajam, didorong oleh tren kerja jarak jauh dan insentif pajak. Dekrit 2025 membatasi kelayakan hingga generasi ketiga, memberlakukan batas waktu dokumen baru, dan secara efektif membekukan pengajuan selama pengadilan menilai konstitusionalitasnya—menciptakan antrean sekitar 360.000 berkas. Dalam sidang selama empat jam, para hakim menekan pemerintah mengapa tidak memilih langkah yang kurang mengganggu seperti menaikkan biaya pengajuan atau menggunakan alur kerja digital. Amicus curiae dari Brasil, Argentina, dan Amerika Serikat menyoroti potensi diskriminasi terhadap komunitas yang leluhur Italiannya bermigrasi sebelum Perang Dunia II. Pengamat mencatat ketertarikan Mahkamah pada apakah dekrit ini merupakan “pencabutan implisit” kewarganegaraan yang sudah dimiliki namun belum diakui secara hukum. Putusan diperkirakan keluar pada April. Jika dekrit dibatalkan, konsulat harus membuka kembali jadwal pengajuan yang tertunda dan mungkin menghadapi lonjakan permintaan yang melebihi kapasitas pengambilan biometrik. Perusahaan yang memanfaatkan kewarganegaraan berdasarkan keturunan sebagai alat mobilitas talenta—terutama untuk menempatkan staf Amerika Latin dalam proyek Uni Eropa—disarankan memantau perkembangan dan menyiapkan dokumen sejak sekarang. Sebaliknya, jika undang-undang ini dipertahankan, ribuan calon pemohon harus beralih ke visa kerja atau investasi, yang akan mengubah permintaan izin tinggal dan skema pajak di Italia. Bagaimanapun hasilnya, keputusan ini akan mendefinisikan ulang lanskap kewarganegaraan Italia dan berpotensi memengaruhi perdebatan Uni Eropa tentang naturalisasi berbasis keturunan.
Sumber: Mazzeschi Immigration Insights

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Italia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×