
Kapal penyelamat kemanusiaan asal Spanyol, Aita Mari, melakukan penyelamatan pertamanya di tahun 2026 pada dini hari 16 Maret setelah menemukan sebuah perahu karet yang telah mengapung selama dua hari di Laut Tengah bagian tengah. Menurut LSM Salvamento Marítimo Humanitario (SMH), perahu tersebut “sangat rapuh dan kelebihan muatan” saat ditemukan sekitar 90 mil laut dari pantai Libya. Semua 32 penumpang—27 pria, lima wanita (salah satunya hamil delapan bulan), dan sembilan anak-anak berusia antara dua hingga 15 tahun—dibawa ke kapal. Tim medis menangani beberapa kasus hipotermia, dehidrasi, dan luka ringan akibat paparan lama dan kepadatan penumpang. Meskipun dilaporkan semua dalam kondisi aman, SMH memperingatkan bahwa kondisi laut yang buruk diperkirakan akan memburuk dan bisa berakibat fatal jika penyelamatan tertunda. Aita Mari kini berlayar menuju pelabuhan Vibo Valentia di Italia, di mana pihak berwenang dan Palang Merah akan memproses para penyintas. Ini adalah misi ke-18 kapal tersebut sejak LSM Basque ini memulai operasi pada 2018, menegaskan keterlibatan Spanyol yang berkelanjutan dalam upaya pencarian dan penyelamatan masyarakat sipil meski belum ada pengganti Operasi Sophia secara EU. Bagi perusahaan yang memiliki staf yang bergiliran di Spanyol atau Italia, insiden ini menjadi pengingat bahwa kunjungan pelabuhan dadakan dan penantian lama untuk pembongkaran masih bisa mengganggu logistik maritim, terutama di Calabria dan Sisilia yang kapasitas penerimaannya terbatas. Pengusaha yang mensponsori pemindahan staf antarperusahaan harus mempertimbangkan potensi keterlambatan jika anggota kru memerlukan visa Schengen atau dokumen darurat saat pendaratan terjadi di luar Spanyol. Penyelamatan ini juga menghidupkan kembali perdebatan kebijakan di Madrid mengenai apakah mendukung mekanisme solidaritas yang diusulkan dalam Rancangan Pakta Migrasi UE atau mendorong jalur yang lebih aman langsung dengan negara-negara Afrika Utara dan Sub-Sahara. Dengan pemilihan umum yang akan datang pada 2027, pemerintah berusaha menyeimbangkan komitmen kemanusiaan dengan kekhawatiran domestik yang meningkat terkait masuknya migran secara tidak teratur melalui rute Mediterania dan Kepulauan Canary.
Sumber: Cadena SER
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Spanyol.Lebih Banyak Dari Spanyol
Lihat semua
Pesawat Ryanair tujuan Spanyol sementara disita di Austria karena kompensasi penumpang yang belum dibayar
Pemogokan TRAM Mengganggu Jalur Kereta Bisnis Penting antara Dénia dan Benidorm