1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Kanada
  4. /
  5. Undang-Undang Perbatasan Baru Membuat Ribuan Pengungsi, Termasuk Pendonor Ginjal dari Gaza, Terjebak dalam Ketidakpastian

Undang-Undang Perbatasan Baru Membuat Ribuan Pengungsi, Termasuk Pendonor Ginjal dari Gaza, Terjebak dalam Ketidakpastian

Apr 13, 2026
·
Undang-Undang Perbatasan Baru Membuat Ribuan Pengungsi, Termasuk Pendonor Ginjal dari Gaza, Terjebak dalam Ketidakpastian
Undang-undang baru Kanada, Strengthening Canada’s Immigration System and Borders Act (Rancangan Undang-Undang C-12), sudah menimbulkan dampak besar secara kemanusiaan dan operasional. Investigasi Canadian Press yang dipublikasikan oleh CityNews Calgary pada 12 April mengangkat kisah Mohammed Al Hindi—seorang pria Palestina yang mendonorkan ginjal kepada saudara perempuannya yang berkewarganegaraan Kanada pada 2023, namun kini menghadapi kemungkinan tidak memenuhi syarat untuk sidang pengungsi karena aturan pengajuan klaim satu tahun yang berlaku surut dalam C-12. Berdasarkan ketentuan yang mulai berlaku pada 26 Maret, pencari suaka yang mengajukan klaim lebih dari 12 bulan setelah pertama kali masuk ke Kanada dapat ditolak untuk dirujuk ke Divisi Perlindungan Pengungsi. Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) telah mulai mengirimkan “surat keadilan prosedural” kepada sekitar 30.000 orang, meminta mereka menjelaskan mengapa klaim mereka harus diproses. Jika tidak dapat meyakinkan petugas, pemohon bisa dipaksa menjalani Penilaian Risiko Pra-Pengusiran berbasis dokumen saja, yang tingkat persetujuannya jauh lebih rendah dan memberikan akses hukum yang terbatas. Pengacara imigrasi yang diwawancarai CityNews memperingatkan bahwa perubahan ini secara efektif memotong proses hukum yang adil dan secara tidak proporsional mempengaruhi pendatang yang terkait keluarga yang sebelumnya masuk ke Kanada secara legal—sering kali untuk alasan kemanusiaan—sebelum kemudian mencari perlindungan karena kondisi di negara asal memburuk. Para kritikus menuduh Ottawa menggunakan tumpukan klaim yang kini melebihi 300.000 sebagai alasan untuk menghalangi pencari suaka dan menyesuaikan tingkat imigrasi secara keseluruhan dengan target pemerintah yang dikurangi. Bagi pengusaha dan universitas yang mendukung pengungsi melalui program perekrutan atau sponsor, undang-undang baru ini menimbulkan ketidakpastian. Izin kerja yang terkait dengan klaim pengungsi dapat dibatalkan jika kelayakan ditolak, mengancam rencana staf dan program studi. Profesional mobilitas disarankan untuk memeriksa karyawan yang memegang dokumen klaim pengungsi dan menyiapkan rencana cadangan, termasuk kategori izin alternatif atau aplikasi kemanusiaan dan belas kasihan (H&C). IRCC menegaskan bahwa surat tersebut bukan perintah deportasi dan menekankan bahwa mereka yang dinyatakan tidak memenuhi syarat masih dapat mencari perlindungan melalui penilaian risiko. Namun, situasi yang berkembang ini menyoroti kebutuhan untuk tinjauan hukum cepat terhadap status warga negara asing di bawah RUU C-12 dan pembaruan kebijakan perusahaan terkait perekrutan atau relokasi individu dengan klaim suaka yang sedang diproses.
Sumber: CityNews / The Canadian Press

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Kanada.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×