1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Inggris
  4. /
  5. Ryanair Mendesak Pemerintah Inggris dan Uni Eropa untuk Menangguhkan Pemeriksaan Perbatasan EES Baru karena Antrian Meningkat

Ryanair Mendesak Pemerintah Inggris dan Uni Eropa untuk Menangguhkan Pemeriksaan Perbatasan EES Baru karena Antrian Meningkat

Mei 1, 2026
·
Ryanair Mendesak Pemerintah Inggris dan Uni Eropa untuk Menangguhkan Pemeriksaan Perbatasan EES Baru karena Antrian Meningkat
Maskapai penerbangan terbesar di Eropa, Ryanair, telah mengirim surat kepada menteri transportasi di 29 negara yang ikut serta dalam Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES), menuntut agar penerapan sistem perbatasan biometrik ditunda setidaknya hingga September 2026. Maskapai ini menyatakan bahwa tiga minggu pertama operasional sistem tersebut menimbulkan antrean pemeriksaan paspor yang “tidak dapat diterima” bagi wisatawan dan pelaku bisnis asal Inggris, sehingga beberapa di antaranya terpaksa melewatkan penerbangan dari bandara-bandara di Inggris. Surat yang diungkapkan oleh ITV News pada 30 April itu menyebut peluncuran sistem ini “berantakan” dan mengklaim bahwa bandara hanya diberi pemberitahuan empat minggu sebelum penerapan penuh.

Dalam sistem EES, warga negara non-Uni Eropa—termasuk warga Inggris pasca-Brexit—wajib memberikan foto wajah dan empat sidik jari saat pertama kali melewati perbatasan eksternal Schengen. Meskipun sistem ini mulai berlaku pada 10 April, banyak gerbang elektronik di Spanyol, Portugal, dan Prancis masih belum berfungsi, sehingga proses pemeriksaan harus dilakukan secara manual. Ryanair melaporkan antrean lebih dari dua jam di Málaga dan Faro selama puncak liburan sekolah baru-baru ini, sementara di Stansted terjadi “penundaan berantai” karena penerbangan keluar menunggu penumpang penghubung yang terlambat.

Ryanair Mendesak Pemerintah Inggris dan Uni Eropa untuk Menangguhkan Pemeriksaan Perbatasan EES Baru karena Antrian Meningkat


Bagi tim mobilitas korporat, gangguan ini berdampak ganda. Pertama, pelancong dinas berisiko mengalami keterlambatan jadwal saat transit di Uni Eropa dengan waktu koneksi yang ketat; kedua, perusahaan mungkin harus menanggung biaya tambahan akibat penggantian tiket dan tanggung jawab perawatan saat karyawan terjebak. Perusahaan manajemen perjalanan sudah menyarankan klien untuk menambah waktu minimal 90 menit sebagai cadangan untuk transfer antar-Schengen sampai kios biometrik beroperasi penuh.

Pemerintah Inggris memiliki pengaruh terbatas karena EES merupakan kewenangan Uni Eropa, namun Departemen Transportasi Inggris mengonfirmasi sedang melakukan “diskusi aktif” dengan Brussel mengenai langkah mitigasi sebelum lonjakan liburan musim panas di Inggris. Pilihan yang dipertimbangkan termasuk penerapan bertahap di bandara regional kecil dan pengecualian sementara bagi keluarga dengan anak kecil yang sidik jarinya sulit diambil.

Jika penundaan tidak terjadi, organisasi di Inggris disarankan mempersiapkan kampanye komunikasi bagi pelancong untuk menjelaskan persyaratan biometrik baru, mendorong staf mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi pilot yang tersedia, serta menganggarkan kemungkinan klaim lembur bagi pekerja yang mengalami keterlambatan saat perjalanan pulang.
Sumber: ITV News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×