
Musim liburan puncak di Spanyol diperkirakan akan menjadi yang paling kacau dalam beberapa tahun terakhir setelah serikat pekerja yang mewakili pengendali lalu lintas udara, kru penanganan darat, dan staf bagasi berjanji melakukan pemogokan bergilir setidaknya hingga akhir Juni. Pemogokan tak terbatas pengendali lalu lintas udara yang dimulai pada 17 April sudah diperpanjang hingga 31 Mei dan bisa berlanjut, sementara serikat pekerja penanganan darat mengumumkan pemogokan parsial setiap Senin, Rabu, dan Jumat di bandara utama seperti Madrid-Barajas, Barcelona-El Prat, Málaga, Alicante, dan Palma de Mallorca.
Meskipun undang-undang layanan minimum di Spanyol biasanya membatasi pembatalan hingga sekitar 20% dari jadwal penerbangan, pengalaman menunjukkan antrean panjang, koneksi yang terlewat, dan bagasi yang salah tangani meningkat tajam saat staf terbatas. Konsultan risiko perjalanan telah menaikkan status Spanyol menjadi ‘amber’ karena gangguan operasional, menyarankan pelancong bisnis untuk memberi waktu ekstra untuk koneksi, menggunakan bagasi kabin jika memungkinkan, dan memantau penawaran pengalihan penerbangan dari maskapai.
Taruhannya sangat tinggi: Aena memperkirakan jumlah penumpang akan melampaui rekor tahun 2025, artinya bahkan keterlambatan kecil bisa berimbas besar. Maskapai yang mengandalkan pergantian pesawat cepat—terutama maskapai berbiaya rendah yang melayani rute korporat di Eropa—berisiko harus membayar kompensasi EU261 jika keterlambatan melebihi tiga jam. Tekanan bertambah karena Bandara Santiago de Compostela akan tetap ditutup hingga 27 Mei untuk perbaikan landasan pacu, memaksa rute ke utara Spanyol dialihkan melalui penerbangan sambungan di Bilbao atau Madrid.
Pengusaha dengan jadwal proyek ketat disarankan menyiapkan waktu perjalanan tambahan dan memastikan pelancong memiliki asuransi keterlambatan perjalanan yang memadai. Banyak pengamat meyakini terobosan sulit terjadi sebelum akhir pekan Corpus Christi yang sibuk di awal Juni, sehingga manajer mobilitas sebaiknya segera mengkomunikasikan panduan darurat daripada menunggu lebih lama.
Meskipun undang-undang layanan minimum di Spanyol biasanya membatasi pembatalan hingga sekitar 20% dari jadwal penerbangan, pengalaman menunjukkan antrean panjang, koneksi yang terlewat, dan bagasi yang salah tangani meningkat tajam saat staf terbatas. Konsultan risiko perjalanan telah menaikkan status Spanyol menjadi ‘amber’ karena gangguan operasional, menyarankan pelancong bisnis untuk memberi waktu ekstra untuk koneksi, menggunakan bagasi kabin jika memungkinkan, dan memantau penawaran pengalihan penerbangan dari maskapai.
Taruhannya sangat tinggi: Aena memperkirakan jumlah penumpang akan melampaui rekor tahun 2025, artinya bahkan keterlambatan kecil bisa berimbas besar. Maskapai yang mengandalkan pergantian pesawat cepat—terutama maskapai berbiaya rendah yang melayani rute korporat di Eropa—berisiko harus membayar kompensasi EU261 jika keterlambatan melebihi tiga jam. Tekanan bertambah karena Bandara Santiago de Compostela akan tetap ditutup hingga 27 Mei untuk perbaikan landasan pacu, memaksa rute ke utara Spanyol dialihkan melalui penerbangan sambungan di Bilbao atau Madrid.
Pengusaha dengan jadwal proyek ketat disarankan menyiapkan waktu perjalanan tambahan dan memastikan pelancong memiliki asuransi keterlambatan perjalanan yang memadai. Banyak pengamat meyakini terobosan sulit terjadi sebelum akhir pekan Corpus Christi yang sibuk di awal Juni, sehingga manajer mobilitas sebaiknya segera mengkomunikasikan panduan darurat daripada menunggu lebih lama.
Sumber: RusTourismNews