1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Badai Petir di Delhi Picu Peringatan Perjalanan dari Bandara dan Maskapai Penerbangan

Badai Petir di Delhi Picu Peringatan Perjalanan dari Bandara dan Maskapai Penerbangan

Mei 30, 2026
·
Badai Petir di Delhi Picu Peringatan Perjalanan dari Bandara dan Maskapai Penerbangan
Badai petir hebat sebelum musim monsun melanda Wilayah Ibu Kota Nasional pada sore hari 29 Mei 2026, menyebabkan Bandara Internasional Indira Gandhi (IGIA) dan beberapa maskapai domestik mengingatkan penumpang akan kemungkinan keterlambatan. Delhi International Airport Ltd (DIAL) mengaktifkan protokol cuaca buruk setelah Badan Meteorologi India (IMD) mengeluarkan peringatan merah untuk angin kencang dan petir. Meskipun penerbangan masih beroperasi, DIAL mengimbau para pelancong untuk terus memantau pembaruan maskapai dan menyediakan waktu ekstra untuk perjalanan ke bandara karena genangan air sering memperlambat akses jalan saat hujan deras.

SpiceJet menjadi maskapai pertama yang mengeluarkan peringatan, memperingatkan bahwa “semua keberangkatan/kedatangan dan penerbangan lanjutan” yang melibatkan Delhi bisa terdampak. IndiGo dan Akasa Air menyusul dalam satu jam, menyarankan pelanggan untuk memeriksa kembali gerbang keberangkatan dan bersiap menghadapi perubahan gerbang mendadak. IGIA menangani sekitar 1.600 pergerakan pesawat per hari; bahkan pengurangan alur landasan pacu yang singkat bisa berdampak pada puncak malam, menyebabkan penumpang bisnis kehilangan koneksi lanjutan.

Badai Petir di Delhi Picu Peringatan Perjalanan dari Bandara dan Maskapai Penerbangan


Tim operasional bandara bekerja sama dengan Pengendali Lalu Lintas Udara untuk memaksimalkan ketersediaan landasan pacu, namun analis penerbangan menyebutkan bahwa sel cuaca konvektif yang terisolasi sering memaksa pesawat menahan diri atau dialihkan ke Jaipur atau Lucknow, menambah kompleksitas tugas kru. Perusahaan yang memindahkan staf pada rute menguntungkan Delhi-Mumbai atau Delhi-Bengaluru disarankan menyiapkan waktu cadangan untuk rapat Jumat pagi, karena pesawat dan kru harus berpindah posisi semalam.

Manajer perjalanan juga diingatkan bahwa regulasi “Right to Care” India mewajibkan maskapai menyediakan makanan dan akomodasi jika keterlambatan melebihi enam jam. Dalam jangka panjang, gangguan ini menyoroti kerentanan Delhi terhadap perubahan cuaca mendadak. IGIA masih menguji pintu keluar landasan pacu berkecepatan tinggi sepanjang 4.430 meter untuk meningkatkan pergerakan pesawat per jam dalam kondisi marginal. Kementerian penerbangan sipil memperkirakan gerbang imigrasi berteknologi Kategori II pertama akan mulai beroperasi pada Oktober, yang diharapkan mempercepat waktu koneksi di dalam terminal.

Untuk saat ini, saran utamanya sederhana: simpan boarding pass dengan mudah diakses, tetap terhubung dengan aplikasi maskapai, dan berangkat lebih awal ke bandara. Pelancong bisnis dengan jadwal ketat disarankan mempertimbangkan menggunakan Jalur Ekspres Bandara metro, yang lebih tahan terhadap kemacetan akibat hujan dibandingkan NH-48.
Sumber: The Economic Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×