1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Kanada
  4. /
  5. Tantangan Hukum Menghidupkan Kembali Perdebatan Soal Perjanjian Negara Ketiga Aman Kanada-AS

Tantangan Hukum Menghidupkan Kembali Perdebatan Soal Perjanjian Negara Ketiga Aman Kanada-AS

Jun 22, 2026
·
Tantangan Hukum Menghidupkan Kembali Perdebatan Soal Perjanjian Negara Ketiga Aman Kanada-AS
Pengusiran sebuah keluarga Honduras berdasarkan Perjanjian Negara Ketiga yang Aman (STCA) menjadi fokus utama tantangan hukum baru yang diajukan oleh Amnesty International Kanada dan Dewan Pengungsi Kanada. Laporan investigasi yang diterbitkan pada Minggu (21 Juni) mengungkap bagaimana keluarga tersebut—dikenal sebagai Carlos, Antonia, dan putra mereka Alejandro—ditolak masuk di perbatasan Fort Erie pada 2021 setelah petugas Kanada mengacu pada STCA, meskipun ada bukti ancaman geng di rumah mereka. Saat ini, mereka masih bersembunyi di Honduras. STCA, yang berlaku sejak 2004, mewajibkan pencari suaka untuk mengajukan perlindungan pengungsi di negara “aman” pertama yang mereka masuki (Kanada atau Amerika Serikat). Mahkamah Agung Kanada menguatkan perjanjian ini pada 2023, namun menegaskan bahwa harus ada pengecualian kemanusiaan. Para pendukung berpendapat bahwa pengecualian tersebut “hampir hanya teori” dan petugas CBSA memiliki sedikit kebebasan untuk menunda pengusiran. CBSA menyatakan kepada wartawan bahwa mereka hanya dapat campur tangan dalam “kasus luar biasa” yang didukung bukti risiko yang jelas. Dari sudut pandang kebijakan mobilitas, kasus ini menyoroti bagaimana perubahan di perbatasan darat Kanada-AS dapat memengaruhi strategi relokasi perusahaan—terutama bagi perusahaan yang memindahkan staf melalui transfer antar-perusahaan menggunakan izin kerja kelas CUSMA (NAFTA). Anggota keluarga yang ikut serta dan berencana mengajukan suaka kini harus mempertimbangkan bahwa tiba di pos pemeriksaan resmi bisa memicu pengembalian otomatis ke Amerika Serikat. Permohonan pengadilan baru ini meminta tinjauan yudisial terhadap pedoman pelaksanaan CBSA dan berpotensi memaksa Ottawa untuk merevisi pelatihan petugas atau memperluas pengecualian kemanusiaan. Jika berhasil, para ahli memprediksi peningkatan klaim suaka di pos pemeriksaan resmi dan kemungkinan perlambatan proses bagi pelancong lain. Sampai kasus ini selesai, perusahaan global disarankan untuk terus memperlakukan perbatasan Kanada-AS sebagai zona kepatuhan yang kompleks: pastikan staf yang dipindahkan membawa dokumen lengkap, beri pengarahan tentang implikasi STCA, dan koordinasikan dengan penasihat imigrasi jika anggota keluarga mungkin membutuhkan perlindungan.
Sumber: Archynewsy

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Kanada.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×