
Bandara-bandara di AS bersiap menghadapi hari tersibuk dalam sejarah mereka saat akhir pekan panjang Hari Kemerdekaan dimulai. Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) menginformasikan kepada wartawan pada pagi 2 Juli bahwa mereka memperkirakan akan memeriksa “sedikit lebih dari 3 juta orang” di seluruh negeri sebelum tengah malam—jumlah penumpang dalam satu hari yang belum pernah ditangani sebelumnya oleh lembaga ini. Jumlah penumpang terus meningkat sejak awal Juni, didorong oleh pertemuan langka antara babak grup Piala Dunia FIFA, acara peringatan America250, dan lonjakan perjalanan ke destinasi yang lebih sejuk akibat gelombang panas.
Berbeda dengan kemacetan liburan sebelumnya, TSA menyatakan bahwa kekurangan staf bukanlah kendala utama. Pelaksana Tugas Administrator TSA, Holly Cane, menyebutkan bahwa lembaga ini telah melakukan perekrutan besar-besaran sejak Kongres mengembalikan pemotongan staf era pandemi tahun lalu, dan kini menambah petugas pos pemeriksaan dengan armada yang terus bertambah dari unit Teknologi Autentikasi Kredensial (CAT-2) serta jalur “Touchless ID”. Program Touchless ID—yang kini sudah diterapkan di 65 bandara—menggunakan kios verifikasi wajah yang terhubung dengan profil PreCheck dan boarding pass penumpang. Uji coba awal menunjukkan peningkatan kelancaran proses sebesar 15-20 persen dan penurunan tajam dalam intersepsi dokumen palsu.
Bagi pelancong bisnis, hal terpenting adalah kepastian waktu: TSA telah mempublikasikan perkiraan jumlah penumpang per jam di situs tsa.gov dan mengirimkan notifikasi kepada anggota PreCheck saat waktu tunggu melebihi 15 menit. Maskapai penerbangan juga menampilkan data serupa di aplikasi mereka untuk mendorong kedatangan di luar jam sibuk. Perusahaan dengan program perjalanan korporat disarankan mengingatkan staf bahwa pendaftaran PreCheck Touchless ID pada hari yang sama masih memungkinkan di sebagian besar bandara utama dengan biaya tambahan $78, yang seringkali dapat ditanggung oleh manfaat kartu korporat.
Namun, konsultan risiko perjalanan memperingatkan bahwa gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian wilayah Midwest dan Northeast masih bisa menyebabkan penghentian penerbangan darat dan kegagalan pendingin udara di terminal—faktor yang berada di luar kendali TSA. Penumpang yang transit melalui Chicago, Atlanta, dan Dallas disarankan menyiapkan waktu tambahan dan mengonfirmasi ulang jadwal pertemuan jika terjadi penundaan bergilir.
Dalam jangka menengah, dorongan TSA terhadap biometrik diperkirakan akan meluas. Lembaga ini mengonfirmasi bahwa 40 bandara lagi—termasuk bandara bisnis kecil seperti White Plains, New York—akan mendapatkan jalur Touchless ID sebelum musim liburan 2026, yang sebagian dananya berasal dari Undang-Undang Infrastruktur Bandara Bipartisan. Perusahaan dengan populasi frequent flyer disarankan memperbarui pemberitahuan privasi, karena template biometrik disimpan hingga 12 jam untuk tujuan deteksi penipuan sebelum dihapus, sesuai kebijakan TSA.
Berbeda dengan kemacetan liburan sebelumnya, TSA menyatakan bahwa kekurangan staf bukanlah kendala utama. Pelaksana Tugas Administrator TSA, Holly Cane, menyebutkan bahwa lembaga ini telah melakukan perekrutan besar-besaran sejak Kongres mengembalikan pemotongan staf era pandemi tahun lalu, dan kini menambah petugas pos pemeriksaan dengan armada yang terus bertambah dari unit Teknologi Autentikasi Kredensial (CAT-2) serta jalur “Touchless ID”. Program Touchless ID—yang kini sudah diterapkan di 65 bandara—menggunakan kios verifikasi wajah yang terhubung dengan profil PreCheck dan boarding pass penumpang. Uji coba awal menunjukkan peningkatan kelancaran proses sebesar 15-20 persen dan penurunan tajam dalam intersepsi dokumen palsu.
Bagi pelancong bisnis, hal terpenting adalah kepastian waktu: TSA telah mempublikasikan perkiraan jumlah penumpang per jam di situs tsa.gov dan mengirimkan notifikasi kepada anggota PreCheck saat waktu tunggu melebihi 15 menit. Maskapai penerbangan juga menampilkan data serupa di aplikasi mereka untuk mendorong kedatangan di luar jam sibuk. Perusahaan dengan program perjalanan korporat disarankan mengingatkan staf bahwa pendaftaran PreCheck Touchless ID pada hari yang sama masih memungkinkan di sebagian besar bandara utama dengan biaya tambahan $78, yang seringkali dapat ditanggung oleh manfaat kartu korporat.
Namun, konsultan risiko perjalanan memperingatkan bahwa gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian wilayah Midwest dan Northeast masih bisa menyebabkan penghentian penerbangan darat dan kegagalan pendingin udara di terminal—faktor yang berada di luar kendali TSA. Penumpang yang transit melalui Chicago, Atlanta, dan Dallas disarankan menyiapkan waktu tambahan dan mengonfirmasi ulang jadwal pertemuan jika terjadi penundaan bergilir.
Dalam jangka menengah, dorongan TSA terhadap biometrik diperkirakan akan meluas. Lembaga ini mengonfirmasi bahwa 40 bandara lagi—termasuk bandara bisnis kecil seperti White Plains, New York—akan mendapatkan jalur Touchless ID sebelum musim liburan 2026, yang sebagian dananya berasal dari Undang-Undang Infrastruktur Bandara Bipartisan. Perusahaan dengan populasi frequent flyer disarankan memperbarui pemberitahuan privasi, karena template biometrik disimpan hingga 12 jam untuk tujuan deteksi penipuan sebelum dihapus, sesuai kebijakan TSA.
Sumber: The Washington Post
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.Lebih Banyak Dari Amerika Serikat
Lihat semua
Tembok Pintar Senilai 46 Miliar Dolar Makin Cepat Dibangun di Perbatasan AS-Meksiko, Gabungkan Baja dan Pengawasan Berbasis AI
Badai Mengacaukan Perjalanan Udara AS, 2.199 Penundaan dan 73 Pembatalan Dilaporkan di Seluruh Negeri