
Para penasihat migrasi menerima data terbaru pada 13 Juli 2026 ketika Work Visa Lawyers merilis angka dari Departemen Dalam Negeri untuk putaran undangan Skilled Independent (subclass 189) yang diadakan pada 4 Juni 2026. Sebanyak 10.000 undangan dikeluarkan, dengan batas minimum poin mulai dari 75 untuk insinyur hingga 85 untuk akuntan dan auditor. Profesi di bidang kesehatan dan pengajaran kembali mendominasi undangan, menegaskan fokus pemerintah pada keterampilan kritis. Putaran ini adalah yang pertama sejak Core Skills Income Threshold (CSIT) diindeks pada 1 Juli, naik 3,8% menjadi A$79.499. Perusahaan kini harus menganggarkan gaji pokok lebih tinggi untuk menarik talenta setelah kandidat yang diundang mengajukan aplikasi. Pengacara imigrasi mendorong perusahaan untuk segera mengaudit rentang gaji; nominasi yang diajukan dengan angka lama berisiko ditolak atau harus mengajukan ulang dengan biaya tambahan. Menariknya, Departemen Dalam Negeri menegaskan bahwa putaran undangan berikutnya ‘diperkirakan akan berlangsung sebelum 30 September 2026’, mengindikasikan pola kuartalan yang lebih teratur dibandingkan pola ad-hoc beberapa tahun terakhir. Kepastian ini menjadi kabar baik bagi tim mobilitas global yang merencanakan tanggal mulai Januari 2027. Permintaan tetap tinggi: SkillSelect masih mencatat lebih dari 240.000 Ekspresi Minat dengan skor 70 poin ke atas. Para ahli mengatakan kecuali pemerintah menaikkan kuota dalam Anggaran Oktober, skor batas kemungkinan tidak akan turun. Bagi perusahaan multinasional, pesannya jelas—jalur sponsor seperti visa Skills-in-Demand (subclass 482) tetap menjadi solusi penting sementara para calon residensi permanen dengan skor tinggi menunggu undangan yang terbatas.
Sumber: Work Visa Lawyers