
Kemitraan Virgin Australia dengan Qatar Airways akan mengalami perluasan besar pada musim dingin utara 2026/27. Sebuah pemberitahuan operasional yang diterbitkan pada 13 Juli 2026 mengungkapkan bahwa maskapai ini akan:
• Meluncurkan penerbangan kedua harian Sydney–Doha mulai 7 Desember 2026.
• Melanjutkan penerbangan Brisbane–Doha (tiga kali seminggu) mulai 8 Desember 2026.
• Melanjutkan penerbangan Perth–Doha (empat kali seminggu) mulai 9 Desember 2026.
Semua layanan akan dioperasikan oleh kru Qatar dan pesawat Boeing 777-300ER di bawah perjanjian wet-lease yang sudah ada. Penambahan frekuensi Sydney ini memberikan jadwal terpisah bagi pelancong bisnis, dengan keberangkatan sore dan malam hari untuk mendukung koneksi satu hari dari Melbourne, Canberra, dan Adelaide.
Data pemesanan ke depan yang dikumpulkan oleh Tourism & Transport Forum menunjukkan permintaan Australia–Qatar naik 22% dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh koneksi kuat ke Eropa dan Afrika. Pembukaan kembali rute Brisbane dan Perth mengembalikan akses satu pemberhentian ke Teluk untuk proyek pertambangan, energi, dan LNG yang bergantung pada hub Timur Tengah untuk pergantian kru.
Para eksportir dari Australia Barat telah mendesak layanan ini sejak dihentikan pada 2024 akibat kekurangan pesawat. Perusahaan manajemen perjalanan menyatakan langkah ini memperketat persaingan di rute kanguru. Untuk banyak rute ke Inggris, Jerman, dan Skandinavia, pemberhentian di Doha kini memangkas waktu perjalanan dibandingkan lewat Singapura atau Dubai hingga dua hingga tiga jam.
Waktu peluncuran ini juga menempatkan Virgin Australia untuk meraih manfaat dari Piala Asia 2027 di Arab Saudi serta prediksi lonjakan lalu lintas peziarah untuk musim Haji 2027.
• Meluncurkan penerbangan kedua harian Sydney–Doha mulai 7 Desember 2026.
• Melanjutkan penerbangan Brisbane–Doha (tiga kali seminggu) mulai 8 Desember 2026.
• Melanjutkan penerbangan Perth–Doha (empat kali seminggu) mulai 9 Desember 2026.
Semua layanan akan dioperasikan oleh kru Qatar dan pesawat Boeing 777-300ER di bawah perjanjian wet-lease yang sudah ada. Penambahan frekuensi Sydney ini memberikan jadwal terpisah bagi pelancong bisnis, dengan keberangkatan sore dan malam hari untuk mendukung koneksi satu hari dari Melbourne, Canberra, dan Adelaide.
Data pemesanan ke depan yang dikumpulkan oleh Tourism & Transport Forum menunjukkan permintaan Australia–Qatar naik 22% dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh koneksi kuat ke Eropa dan Afrika. Pembukaan kembali rute Brisbane dan Perth mengembalikan akses satu pemberhentian ke Teluk untuk proyek pertambangan, energi, dan LNG yang bergantung pada hub Timur Tengah untuk pergantian kru.
Para eksportir dari Australia Barat telah mendesak layanan ini sejak dihentikan pada 2024 akibat kekurangan pesawat. Perusahaan manajemen perjalanan menyatakan langkah ini memperketat persaingan di rute kanguru. Untuk banyak rute ke Inggris, Jerman, dan Skandinavia, pemberhentian di Doha kini memangkas waktu perjalanan dibandingkan lewat Singapura atau Dubai hingga dua hingga tiga jam.
Waktu peluncuran ini juga menempatkan Virgin Australia untuk meraih manfaat dari Piala Asia 2027 di Arab Saudi serta prediksi lonjakan lalu lintas peziarah untuk musim Haji 2027.
Sumber: AeroRoutes