1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Jerman Tegaskan Kembali Bebas Visa 30 Hari ke China untuk Warga Jerman Hingga Akhir 2026

Jerman Tegaskan Kembali Bebas Visa 30 Hari ke China untuk Warga Jerman Hingga Akhir 2026

Jul 21, 2026
·
Jerman Tegaskan Kembali Bebas Visa 30 Hari ke China untuk Warga Jerman Hingga Akhir 2026
Kementerian Luar Negeri Jerman (Auswärtiges Amt) secara diam-diam memperbarui imbauan perjalanan untuk daratan Tiongkok pada 20 Juli 2026. Pemberitahuan tersebut menegaskan kembali bahwa, di bawah skema bebas visa sepihak dari Beijing, pemegang paspor biasa Jerman dapat terus memasuki Tiongkok tanpa visa untuk masa tinggal hingga 30 hari dengan tujuan bisnis, wisata, kunjungan keluarga, pertukaran budaya, atau transit, asalkan perjalanan selesai paling lambat 31 Desember 2026. Para pelancong tetap harus mengisi deklarasi kesehatan dan imigrasi secara online serta mendaftar ke Kepolisian Keamanan Publik setempat dalam waktu 24 jam saat menginap di akomodasi pribadi. Imbauan ini juga mengingatkan pengunjung bahwa pengambilan sidik jari adalah prosedur standar saat kedatangan dan memperingatkan bahwa polisi dapat memberlakukan larangan keluar bagi warga asing yang terlibat—secara langsung atau tidak langsung—dalam proses perdata atau pidana.

Meskipun kebijakan dasarnya berasal dari Tiongkok, pembaruan imbauan dari pemerintah G-7 ini penting bagi talenta global dan perusahaan multinasional. Perusahaan Jerman yang merencanakan penugasan jangka pendek, pekerjaan proyek, audit, atau perjalanan penjualan dapat terus mengirim staf ke Tiongkok dengan pemberitahuan singkat tanpa perlu waktu dan biaya administrasi visa kelas M atau F. Pembaruan ini memberikan kepastian bahwa pembebasan visa tetap berlaku meskipun ada tantangan geopolitik baru-baru ini, termasuk ketegangan perdagangan Uni Eropa-Tiongkok dan penyelidikan anti-subsidi Komisi Eropa terhadap kendaraan listrik Tiongkok.

Jerman Tegaskan Kembali Bebas Visa 30 Hari ke China untuk Warga Jerman Hingga Akhir 2026


Namun, perusahaan harus tetap menerapkan langkah kepatuhan: karyawan harus selalu membawa paspor, mematuhi batas 30 hari, dan segera mendaftarkan alamat mereka untuk menghindari denda yang dapat mengancam izin masuk di masa depan. Dari sudut kebijakan, langkah Berlin ini menegaskan bagaimana Beijing menggunakan liberalisasi visa selektif untuk menghidupkan kembali perjalanan masuk pasca pandemi. Jerman bergabung dengan 49 negara lain—termasuk Prancis, Australia, dan sebagian besar negara Uni Eropa—dalam daftar bebas visa. Administrasi Imigrasi Nasional Tiongkok (NIA) melaporkan awal bulan ini bahwa 77,7% dari seluruh kedatangan asing pada paruh pertama 2026 masuk tanpa visa, sebuah rekor tertinggi.

Bagi tim HR di Tiongkok, statistik ini berarti proses onboarding kolega luar negeri menjadi lebih cepat, lebih sedikit kerepotan surat undangan, dan potensi pengurangan anggaran relokasi. Tips praktis: pastikan pelancong mencetak atau mengambil tangkapan layar kode kesehatan bea cukai sebelum mendarat, simpan bukti perjalanan lanjutan, dan beri tahu mereka bahwa penggunaan VPN secara teknis ilegal. Perusahaan harus memantau jumlah hari kumulatif di dalam negeri untuk menghindari status residensi pajak yang tidak disengaja dan memastikan tidak ada pekerjaan berbayar yang dilakukan tanpa visa Z dan izin kerja yang sesuai. Terakhir, ingatkan staf bahwa pembebasan visa ini bersifat sementara; kecuali Beijing memperpanjangnya lagi, pengurusan visa akan diperlukan untuk perjalanan yang direncanakan setelah 1 Januari 2027.
Sumber: German Federal Foreign Office

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×