1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Hong Kong
  4. /
  5. Hong Kong Hentikan Penggunaan Addendum Kontrak untuk Pekerja Impor di Bawah Skema Tenaga Kerja Tambahan yang Ditingkatkan

Hong Kong Hentikan Penggunaan Addendum Kontrak untuk Pekerja Impor di Bawah Skema Tenaga Kerja Tambahan yang Ditingkatkan

Sep 15, 2026
·
Hong Kong Hentikan Penggunaan Addendum Kontrak untuk Pekerja Impor di Bawah Skema Tenaga Kerja Tambahan yang Ditingkatkan
Departemen Tenaga Kerja diam-diam memperketat aturan dokumentasi bagi pengusaha yang mempekerjakan staf asing melalui Skema Tenaga Kerja Tambahan yang Ditingkatkan (ESLS). Sebuah pengumuman di situs web departemen menyatakan bahwa mulai 14 September 2026, Departemen Imigrasi tidak akan lagi menerima “Perbaikan Kontrak Kerja Standar” terpisah—dokumen tambahan yang selama ini digunakan pengusaha untuk mengubah kondisi kerja setelah pekerja tiba di Hong Kong. Langkah ini menutup celah yang telah lama dikritik oleh kelompok perlindungan hak pekerja. Dalam praktik lama, beberapa perusahaan diduga menambahkan ketentuan yang lebih memberatkan—seperti jadwal kerja terpisah atau perubahan lokasi kerja—setelah karyawan asing menandatangani kontrak asli di luar negeri. Dengan mewajibkan semua perubahan dimasukkan dalam Kontrak Kerja Standar awal, pihak berwenang berharap dapat meningkatkan transparansi dan mencegah penyalahgunaan yang berpotensi menyebabkan pemutusan kontrak prematur dan biaya pemulangan yang tinggi. Bagi pengusaha, dampak langsungnya bersifat prosedural. Mulai sekarang, setiap perubahan—sekecil apa pun—harus disusun dalam Kontrak Kerja Standar baru dan diajukan kembali ke Imigrasi untuk disetujui. Para ahli hukum ketenagakerjaan memperingatkan perusahaan agar mengantisipasi tambahan waktu dua hingga empat minggu dan siap menanggung biaya pemeriksaan medis baru serta notarisasi jika pekerja masih berada di luar negeri. Manajer mobilitas global mengatakan perubahan ini menegaskan dorongan Hong Kong untuk melindungi pekerja migran sekaligus menjaga akses pengusaha dalam mengatasi kekurangan tenaga kerja, terutama di sektor konstruksi, perawatan lansia, dan layanan penerbangan. Perusahaan multinasional yang mengelola pusat regional di Hong Kong disarankan segera meninjau ulang kontrak standar mereka dan melatih tim HR mengenai daftar periksa kepatuhan baru agar tidak ditolak saat perpanjangan visa. Dalam jangka panjang, kebijakan ini berpotensi memprofessional-kan pasar ESLS lebih jauh. Agen yang fokus pada rekrutmen massal harus meningkatkan sistem manajemen kontrak, sementara pengusaha kecil mungkin beralih ke layanan relokasi terpadu untuk menghadapi persyaratan administrasi yang lebih ketat. Pesan dari otoritas jelas: perubahan kontrak setelah kedatangan tidak diperbolehkan; kejelasan sejak awal harus dijaga.
Sumber: Hong Kong Labour Department

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×