
Departemen Tenaga Kerja, bekerja sama dengan Komite Aliansi Demokrat untuk Kemajuan dan Peningkatan Kelompok Minoritas Etnis Hong Kong, akan menggelar bursa kerja dua hari bertajuk “Membangun Tempat Kerja Multikultural” pada 16-17 September. Program lengkapnya telah diumumkan kepada media pada 14 September 2026. Lebih dari 50 perusahaan, mulai dari penyedia perawatan pesawat hingga perusahaan logistik, akan melakukan wawancara langsung di Stadion MacPherson, Mong Kok. Sekitar 80 persen dari 2.200 posisi yang tersedia adalah pekerjaan penuh waktu dengan gaji antara HK$12.000 hingga HK$24.000.
Yang penting bagi praktisi mobilitas global, lima layanan disiplin, termasuk Departemen Imigrasi, akan membuka stan untuk menjelaskan persyaratan masuk bagi kandidat non-lokal yang memiliki status residensi Hong Kong atau visa kerja yang sesuai. Penyelenggara juga menyediakan layanan penerjemahan dalam bahasa Hindi, Urdu, dan Nepali, sebagai pengakuan atas komunitas Asia Selatan yang terus berkembang di SAR. Peserta dapat memperoleh konsultasi terkait perpanjangan visa, pengajuan Skema Top Talent Pass, dan pengakuan kualifikasi luar negeri—layanan yang semakin diminati seiring upaya pemerintah menarik tenaga profesional asing.
Bagi para pemberi kerja, bursa ini menjadi kesempatan untuk menjaring talenta dari kelompok yang kurang terwakili, terutama di tengah tingkat lowongan kerja di sektor layanan penerbangan dan perhotelan yang masih di atas level sebelum pandemi. Tim HR yang hadir disarankan membawa deskripsi pekerjaan dalam dua bahasa dan siap membahas jalur sponsor, khususnya bagi kandidat yang beralih dari visa tanggungan atau IANG. Inisiatif ini sejalan dengan agenda Hong Kong dalam menarik talenta, yang mencakup pembaruan skema visa dan daftar talenta yang diperbarui. Dengan mengintegrasikan layanan imigrasi langsung dalam acara rekrutmen, pihak berwenang berharap dapat mempercepat proses perekrutan dan meningkatkan retensi di kalangan penduduk minoritas etnis—segmen pasar tenaga kerja kota yang sering terabaikan.
Yang penting bagi praktisi mobilitas global, lima layanan disiplin, termasuk Departemen Imigrasi, akan membuka stan untuk menjelaskan persyaratan masuk bagi kandidat non-lokal yang memiliki status residensi Hong Kong atau visa kerja yang sesuai. Penyelenggara juga menyediakan layanan penerjemahan dalam bahasa Hindi, Urdu, dan Nepali, sebagai pengakuan atas komunitas Asia Selatan yang terus berkembang di SAR. Peserta dapat memperoleh konsultasi terkait perpanjangan visa, pengajuan Skema Top Talent Pass, dan pengakuan kualifikasi luar negeri—layanan yang semakin diminati seiring upaya pemerintah menarik tenaga profesional asing.
Bagi para pemberi kerja, bursa ini menjadi kesempatan untuk menjaring talenta dari kelompok yang kurang terwakili, terutama di tengah tingkat lowongan kerja di sektor layanan penerbangan dan perhotelan yang masih di atas level sebelum pandemi. Tim HR yang hadir disarankan membawa deskripsi pekerjaan dalam dua bahasa dan siap membahas jalur sponsor, khususnya bagi kandidat yang beralih dari visa tanggungan atau IANG. Inisiatif ini sejalan dengan agenda Hong Kong dalam menarik talenta, yang mencakup pembaruan skema visa dan daftar talenta yang diperbarui. Dengan mengintegrasikan layanan imigrasi langsung dalam acara rekrutmen, pihak berwenang berharap dapat mempercepat proses perekrutan dan meningkatkan retensi di kalangan penduduk minoritas etnis—segmen pasar tenaga kerja kota yang sering terabaikan.
Sumber: China Daily Hong Kong