
China Eastern Airlines mengumumkan pada 3 November bahwa mereka akan melanjutkan layanan harian jarak pendek antara Shanghai Pudong (PVG) dan Hangzhou Xiaoshan (HGH) mulai 15 November. Meskipun waktu tempuh penerbangan hanya 50 menit, yang hampir sama dengan kereta cepat, jadwal penerbangan ini dirancang untuk memindahkan penumpang yang tiba dengan penerbangan jarak jauh larut malam di Pudong ke hotel-hotel di Hangzhou serta menempatkan pesawat berbadan lebar untuk keberangkatan pagi hari.
Dari sudut pandang mobilitas global, rute ini mendukung koneksi satu hari yang lebih lancar bagi ekspatriat dan pelaku bisnis yang menuju kawasan manufaktur Zhejiang atau kantor pusat Alibaba setelah mendarat di Shanghai. Tarif promosi mulai dari RMB 290 (US$41) sekali jalan, sudah termasuk biaya bahan bakar—menjadi pilihan menarik bagi anggaran mobilitas dibandingkan dengan layanan antar-jemput dengan sopir pribadi.
Para analis penerbangan sipil mencatat bahwa China Eastern kini mengoperasikan tujuh penerbangan ‘ferry’ serupa di wilayah Delta Sungai Yangtze, memanfaatkan rute domestik untuk mengalirkan penumpang ke jaringan antar-benua yang terus berkembang. Dengan kapasitas kursi internasional di PVG diperkirakan mencapai 85 persen dari level 2019 pada akhir tahun, maskapai melihat layanan shuttle khusus ini sebagai sumber pendapatan melalui peningkatan faktor muatan penerbangan jarak jauh, bukan dari keuntungan penerbangan itu sendiri.
Manajer perjalanan disarankan untuk memeriksa pengaturan pemeriksaan bagasi langsung dan mengingatkan para pelancong agar menyediakan waktu ekstra untuk pemeriksaan keamanan saat berpindah dari zona internasional ke domestik di Terminal 1 Pudong.
Dari sudut pandang mobilitas global, rute ini mendukung koneksi satu hari yang lebih lancar bagi ekspatriat dan pelaku bisnis yang menuju kawasan manufaktur Zhejiang atau kantor pusat Alibaba setelah mendarat di Shanghai. Tarif promosi mulai dari RMB 290 (US$41) sekali jalan, sudah termasuk biaya bahan bakar—menjadi pilihan menarik bagi anggaran mobilitas dibandingkan dengan layanan antar-jemput dengan sopir pribadi.
Para analis penerbangan sipil mencatat bahwa China Eastern kini mengoperasikan tujuh penerbangan ‘ferry’ serupa di wilayah Delta Sungai Yangtze, memanfaatkan rute domestik untuk mengalirkan penumpang ke jaringan antar-benua yang terus berkembang. Dengan kapasitas kursi internasional di PVG diperkirakan mencapai 85 persen dari level 2019 pada akhir tahun, maskapai melihat layanan shuttle khusus ini sebagai sumber pendapatan melalui peningkatan faktor muatan penerbangan jarak jauh, bukan dari keuntungan penerbangan itu sendiri.
Manajer perjalanan disarankan untuk memeriksa pengaturan pemeriksaan bagasi langsung dan mengingatkan para pelancong agar menyediakan waktu ekstra untuk pemeriksaan keamanan saat berpindah dari zona internasional ke domestik di Terminal 1 Pudong.
Sumber: City News Service