1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Italia
  4. /
  5. Pandangan Migrasi OECD 2025: Italia Menerima 169.000 Migran Permanen, Turun 16%

Pandangan Migrasi OECD 2025: Italia Menerima 169.000 Migran Permanen, Turun 16%

Nov 4, 2025
·
Pandangan Migrasi OECD 2025: Italia Menerima 169.000 Migran Permanen, Turun 16%
Edisi terbaru dari Laporan Outlook Migrasi Internasional OECD, yang dirilis pada 3 November 2025, memberikan gambaran lengkap tentang dinamika migrasi di Italia. Menurut laporan tersebut, sebanyak 169.000 warga negara non-Italia memperoleh hak tinggal permanen pada tahun 2024, turun 16 persen dibandingkan tahun 2023. Izin tinggal untuk reunifikasi keluarga masih mendominasi (61 persen), diikuti oleh pergerakan bebas dalam Uni Eropa sebesar 23 persen, dan migran tenaga kerja sebesar 10 persen. Mobilitas pelajar dan pekerjaan musiman tetap menjadi jalur khusus namun strategis, dengan 20.000 izin studi dan 17.300 izin kerja musiman atau sementara yang diterbitkan.

Di balik angka-angka tersebut terdapat perubahan kebijakan yang signifikan. Pemerintahan Meloni melalui “Keputusan Aliran 2026-2028” telah menandai pergeseran bersejarah menuju perencanaan pasar tenaga kerja jangka panjang; data OECD menegaskan alasan di baliknya. Tenaga kerja Italia menua dengan cepat dan meskipun terjadi lonjakan migran pada 2023, sektor pertanian-pangan, konstruksi, dan kesehatan masih mengalami kekurangan tenaga kerja yang serius. OECD menekankan bahwa migran kini menyumbang lebih dari 13 persen tenaga kerja Italia dan menyebut mereka “penting” dalam mengatasi penurunan demografis dan kekurangan keterampilan.

Pandangan Migrasi OECD 2025: Italia Menerima 169.000 Migran Permanen, Turun 16%


Dari perspektif mobilitas korporat, angka ini memiliki dua sisi. Jumlah pendatang baru yang berkurang berarti persaingan talenta yang lebih ketat bagi perusahaan multinasional yang memperluas operasi di Italia, namun keputusan pemerintah baru-baru ini untuk mengizinkan hampir setengah juta visa kerja tambahan hingga 2028 diharapkan dapat mengurangi hambatan. Perusahaan disarankan untuk mulai merencanakan tenaga kerja lebih awal, memastikan dokumen uji pasar tenaga kerja lengkap, dan mengalokasikan waktu ekstra untuk janji konsuler, terutama setelah aturan biometrik baru untuk visa jangka panjang berlaku pada 11 Januari 2025.

Laporan ini juga mengindikasikan persaingan talenta yang meningkat di dalam Uni Eropa. Meski Italia mencatat arus masuk migran permanen bersih, Jerman dan Spanyol yang berdekatan menarik jumlah yang lebih besar, seringkali merekrut dari negara sumber yang sama (Ukraina, Albania, Rumania). Tim HR yang mengelola penugasan intra-EU disarankan untuk memantau kuota dan segera memesan slot “click-day” online begitu kalender Kementerian Dalam Negeri diumumkan.

Terakhir, OECD mengingatkan bahwa migran di Italia masih rata-rata memperoleh penghasilan 34 persen lebih rendah dibandingkan pekerja lokal dengan pekerjaan serupa. Perusahaan yang ingin membangun jalur talenta yang tangguh sebaiknya menggabungkan rekrutmen dengan kebijakan integrasi yang kuat—pelatihan bahasa, pengakuan keterampilan, dan jalur menuju izin tinggal permanen—untuk mempertahankan staf internasional di pasar tenaga kerja yang semakin ketat.
Sumber: ANSA – OECD data dispatch

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Italia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×