
Delta Air Lines mendarat di Melbourne pada 5 Desember dengan penerbangan perdana layanan Los Angeles tiga kali seminggu yang dioperasikan menggunakan Airbus A350-900 berkapasitas 275 kursi. Rute ini kini menjadi yang ketiga terpanjang Delta secara global dan menempatkan Delta bersaing langsung dengan Qantas dan United pada rute menguntungkan LAX–MEL.
Pemerintah Victoria memberikan dukungan sebesar AU$7 juta melalui Program Kemitraan Industri untuk mengamankan layanan ini, yang diperkirakan akan menyuntikkan lebih dari AU$385 juta dalam pengeluaran wisatawan tahunan ke dalam perekonomian negara bagian serta mendukung eksportir dengan kapasitas kargo langsung. Bandara Melbourne memperkirakan rekor 2,5 juta penumpang internasional selama Desember–Januari, dengan kedatangan Delta memainkan peran kunci.
Bagi karyawan yang sering bepergian secara global, layanan ini menawarkan konektivitas SkyTeam ke delapan destinasi jarak jauh Delta dari LAX dan memberikan alternatif aliansi selain oneworld (Qantas) dan Star Alliance (United). Pembeli perjalanan korporat mendapatkan daya tawar tambahan, sementara penumpang menikmati suite Delta One dan kabin Premium Select.
Para analis mengatakan tekanan persaingan ini bisa memicu penurunan tarif pada kabin premium trans-Pasifik selama periode sepi. Delta juga memberi sinyal akan menambah frekuensi penerbangan menjadi harian setelah kedatangan A350 tambahan, sementara Qantas memiliki fleksibilitas kapasitas setelah kembalinya seluruh armada A380, membuka panggung bagi persaingan sengit untuk akun korporat pada 2026.
Pemerintah Victoria memberikan dukungan sebesar AU$7 juta melalui Program Kemitraan Industri untuk mengamankan layanan ini, yang diperkirakan akan menyuntikkan lebih dari AU$385 juta dalam pengeluaran wisatawan tahunan ke dalam perekonomian negara bagian serta mendukung eksportir dengan kapasitas kargo langsung. Bandara Melbourne memperkirakan rekor 2,5 juta penumpang internasional selama Desember–Januari, dengan kedatangan Delta memainkan peran kunci.
Bagi karyawan yang sering bepergian secara global, layanan ini menawarkan konektivitas SkyTeam ke delapan destinasi jarak jauh Delta dari LAX dan memberikan alternatif aliansi selain oneworld (Qantas) dan Star Alliance (United). Pembeli perjalanan korporat mendapatkan daya tawar tambahan, sementara penumpang menikmati suite Delta One dan kabin Premium Select.
Para analis mengatakan tekanan persaingan ini bisa memicu penurunan tarif pada kabin premium trans-Pasifik selama periode sepi. Delta juga memberi sinyal akan menambah frekuensi penerbangan menjadi harian setelah kedatangan A350 tambahan, sementara Qantas memiliki fleksibilitas kapasitas setelah kembalinya seluruh armada A380, membuka panggung bagi persaingan sengit untuk akun korporat pada 2026.
Sumber: Australian Aviation