
Bandara Dublin mengonfirmasi bahwa 36,43 juta penumpang melewati dua terminalnya pada tahun 2025, naik 5,1% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi dalam sejarah 85 tahun bandara tersebut. Manajemen bandara menyambut angka ini sebagai bukti kebangkitan Irlandia pasca pandemi dan mencatat 97% penumpang melewati pemeriksaan keamanan dalam waktu kurang dari 20 menit, berkat penerapan penuh pemindai C3. Lonjakan ini dirasakan di semua rute: rute ke London tetap paling sibuk, lalu lintas trans-Atlantik melewati angka dua juta untuk pertama kalinya, dan 1,7 juta penumpang menggunakan Dublin sebagai gerbang transfer. (dublinairport.com)
Namun, angka utama ini langsung memicu sengketa hukum yang sudah lama berlangsung. Izin perencanaan saat ini membatasi Bandara Dublin maksimal 32 juta penumpang per tahun, batas yang ditangguhkan oleh Pengadilan Tinggi pada 2024 setelah maskapai mengklaim batas ini melanggar hukum persaingan Uni Eropa. The Irish Times melaporkan bahwa Ryanair dan beberapa maskapai AS telah mengajukan keluhan, dan Pengadilan Eropa diperkirakan akan mengeluarkan pendapat nasihat bulan depan yang bisa menentukan apakah batas ini tetap berlaku. (irishtimes.com)
Bagi manajer mobilitas korporat, rekor jumlah penumpang ini menegaskan pentingnya Dublin sebagai hub transfer di Eropa Barat — namun juga menandakan potensi keterbatasan kapasitas. Jika batas ini diberlakukan kembali, maskapai bisa menghadapi pembatasan slot atau biaya lebih tinggi saat menjadwalkan layanan musim panas 2026. Perusahaan yang memindahkan staf ke Irlandia disarankan memantau perkembangan ini dengan cermat dan menyiapkan waktu ekstra dalam rencana duty-of-care jika kemacetan musim puncak kembali terjadi.
Sementara itu, operator bandara DAA sedang melobi Pemerintah agar mengizinkan mereka melanjutkan Aplikasi Infrastruktur yang akan menambah gerbang, tempat parkir pesawat, dan konsep pier paralel jarak jauh. Program legislatif musim semi 2026 mencakup langkah untuk menghapus batas penumpang, namun persetujuan belum pasti. Kelompok warga lokal menentang perluasan karena khawatir akan peningkatan kebisingan dan kemacetan, sementara kelompok pro-bisnis memperingatkan bahwa kegagalan menambah kapasitas bisa mengancam investasi dan pariwisata masuk.
Tips praktis: sarankan karyawan tetap menggunakan transportasi umum ke bandara — lebih dari setengah sudah melakukannya — karena akses mobil pribadi menjadi titik kemacetan pertama saat jumlah penumpang melebihi 100.000 per hari.
Namun, angka utama ini langsung memicu sengketa hukum yang sudah lama berlangsung. Izin perencanaan saat ini membatasi Bandara Dublin maksimal 32 juta penumpang per tahun, batas yang ditangguhkan oleh Pengadilan Tinggi pada 2024 setelah maskapai mengklaim batas ini melanggar hukum persaingan Uni Eropa. The Irish Times melaporkan bahwa Ryanair dan beberapa maskapai AS telah mengajukan keluhan, dan Pengadilan Eropa diperkirakan akan mengeluarkan pendapat nasihat bulan depan yang bisa menentukan apakah batas ini tetap berlaku. (irishtimes.com)
Bagi manajer mobilitas korporat, rekor jumlah penumpang ini menegaskan pentingnya Dublin sebagai hub transfer di Eropa Barat — namun juga menandakan potensi keterbatasan kapasitas. Jika batas ini diberlakukan kembali, maskapai bisa menghadapi pembatasan slot atau biaya lebih tinggi saat menjadwalkan layanan musim panas 2026. Perusahaan yang memindahkan staf ke Irlandia disarankan memantau perkembangan ini dengan cermat dan menyiapkan waktu ekstra dalam rencana duty-of-care jika kemacetan musim puncak kembali terjadi.
Sementara itu, operator bandara DAA sedang melobi Pemerintah agar mengizinkan mereka melanjutkan Aplikasi Infrastruktur yang akan menambah gerbang, tempat parkir pesawat, dan konsep pier paralel jarak jauh. Program legislatif musim semi 2026 mencakup langkah untuk menghapus batas penumpang, namun persetujuan belum pasti. Kelompok warga lokal menentang perluasan karena khawatir akan peningkatan kebisingan dan kemacetan, sementara kelompok pro-bisnis memperingatkan bahwa kegagalan menambah kapasitas bisa mengancam investasi dan pariwisata masuk.
Tips praktis: sarankan karyawan tetap menggunakan transportasi umum ke bandara — lebih dari setengah sudah melakukannya — karena akses mobil pribadi menjadi titik kemacetan pertama saat jumlah penumpang melebihi 100.000 per hari.
Sumber: Dublin Airport / The Irish Times