
Para pelancong bisnis dan rekreasi yang berencana menggunakan layanan Kereta Cepat (HSR) lintas batas antara Hong Kong dan daratan Tiongkok selama akhir pekan panjang Hari Buruh mendatang diimbau untuk menyediakan waktu tambahan saat melewati imigrasi. Pengalaman langsung menunjukkan bahwa ruang imigrasi di Stasiun West Kowloon sangat padat, bahkan disebut “sepadat hari libur”. Dalam sebuah diskusi yang diposting pada 15 Maret, pengguna HSR yang sering bepergian memberi tahu sebuah keluarga pemegang paspor Inggris bahwa meskipun di akhir pekan “normal” antrean di pos pemeriksaan gabungan Hong Kong–Daratan bisa sangat panjang, hari libur seperti 1 Mei dan 25 Mei biasanya membuat waktu tunggu melampaui satu jam. Seorang komentator yang bepergian pada malam Natal mengingat kemacetan “sangat parah” akibat kepulangan ekspatriat dan penduduk Hong Kong.
Meskipun banyak perusahaan memilih kereta 47 menit untuk perjalanan sehari ke Shenzhen atau Guangzhou, saran yang diberikan sangat jelas: bagi yang memiliki jadwal rapat ketat, sebaiknya mempertimbangkan jalur darat alternatif seperti Lok Ma Chau MTR atau Pelabuhan Shenzhen Bay, atau bepergian di luar jam sibuk pagi hari. Lonjakan kerumunan telah menjadi masalah berulang sejak pembukaan penuh jalur cepat ini pada awal 2024. Model pemeriksaan bersama di West Kowloon—di mana penumpang melewati imigrasi Hong Kong dan Daratan di dalam stasiun—mempercepat perjalanan ke peron, namun memusatkan proses pemeriksaan dalam satu ruang.
Meskipun Departemen Imigrasi menambah e-channel dan otoritas Daratan menambah petugas pada Festival Pertengahan Musim Gugur lalu, kapasitas masih belum mampu mengimbangi permintaan pada hari-hari sibuk. Bagi pekerja internasional dan manajer mobilitas korporat, ada dua hal penting. Pertama, staf yang transit langsung dari Bandara Internasional Hong Kong ke West Kowloon harus menyediakan waktu cadangan yang realistis; kombinasi Airport Express dan jalur cepat HSR bisa terganggu jika antrean membengkak. Kedua, eksekutif yang berbasis di Asia dan mengandalkan kemudahan masuk tanpa visa untuk rapat satu hari harus mempertimbangkan risiko keterlambatan jadwal dibandingkan kenyamanan kereta, terutama saat bepergian dengan keluarga atau barang bawaan besar.
Secara praktis, para pelancong berpengalaman menyarankan untuk memesan tempat duduk di kereta yang berangkat lebih awal di luar jam sibuk, membeli tiket melalui akun korporat sebelumnya untuk menghindari antrean di loket, dan memantau peringatan kerumunan secara real-time melalui aplikasi MTR Mobile. Pemegang visa multiple-entry atau Izin Perjalanan Tiongkok juga disarankan menyimpan opsi cadangan menggunakan bus dari Shenzhen Bay atau Lok Ma Chau. Dengan Golden Week yang kurang dari tujuh minggu lagi, tim mobilitas sebaiknya menyebarkan panduan waktu perjalanan terbaru dan mengevaluasi kembali komitmen rapat satu hari bagi staf yang menyeberang perbatasan menggunakan kereta.
Meskipun banyak perusahaan memilih kereta 47 menit untuk perjalanan sehari ke Shenzhen atau Guangzhou, saran yang diberikan sangat jelas: bagi yang memiliki jadwal rapat ketat, sebaiknya mempertimbangkan jalur darat alternatif seperti Lok Ma Chau MTR atau Pelabuhan Shenzhen Bay, atau bepergian di luar jam sibuk pagi hari. Lonjakan kerumunan telah menjadi masalah berulang sejak pembukaan penuh jalur cepat ini pada awal 2024. Model pemeriksaan bersama di West Kowloon—di mana penumpang melewati imigrasi Hong Kong dan Daratan di dalam stasiun—mempercepat perjalanan ke peron, namun memusatkan proses pemeriksaan dalam satu ruang.
Meskipun Departemen Imigrasi menambah e-channel dan otoritas Daratan menambah petugas pada Festival Pertengahan Musim Gugur lalu, kapasitas masih belum mampu mengimbangi permintaan pada hari-hari sibuk. Bagi pekerja internasional dan manajer mobilitas korporat, ada dua hal penting. Pertama, staf yang transit langsung dari Bandara Internasional Hong Kong ke West Kowloon harus menyediakan waktu cadangan yang realistis; kombinasi Airport Express dan jalur cepat HSR bisa terganggu jika antrean membengkak. Kedua, eksekutif yang berbasis di Asia dan mengandalkan kemudahan masuk tanpa visa untuk rapat satu hari harus mempertimbangkan risiko keterlambatan jadwal dibandingkan kenyamanan kereta, terutama saat bepergian dengan keluarga atau barang bawaan besar.
Secara praktis, para pelancong berpengalaman menyarankan untuk memesan tempat duduk di kereta yang berangkat lebih awal di luar jam sibuk, membeli tiket melalui akun korporat sebelumnya untuk menghindari antrean di loket, dan memantau peringatan kerumunan secara real-time melalui aplikasi MTR Mobile. Pemegang visa multiple-entry atau Izin Perjalanan Tiongkok juga disarankan menyimpan opsi cadangan menggunakan bus dari Shenzhen Bay atau Lok Ma Chau. Dengan Golden Week yang kurang dari tujuh minggu lagi, tim mobilitas sebaiknya menyebarkan panduan waktu perjalanan terbaru dan mengevaluasi kembali komitmen rapat satu hari bagi staf yang menyeberang perbatasan menggunakan kereta.
Sumber: Reddit (r/Chinavisa)