1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Belgia
  4. /
  5. Parlemen Uni Eropa Dukung Pembentukan ‘Pusat Pemulangan’ di Luar Blok untuk Percepat Deportasi Migran

Parlemen Uni Eropa Dukung Pembentukan ‘Pusat Pemulangan’ di Luar Blok untuk Percepat Deportasi Migran

Mar 27, 2026
·
Parlemen Uni Eropa Dukung Pembentukan ‘Pusat Pemulangan’ di Luar Blok untuk Percepat Deportasi Migran
Dalam pemungutan suara yang penuh ketegangan di Brussels pada 26 Maret, Parlemen Eropa menyetujui regulasi yang akan mempermudah negara-negara anggota Uni Eropa—termasuk Belgia—untuk memindahkan pencari suaka yang ditolak ke pusat penahanan dan pemrosesan di negara ketiga. Langkah ini, yang disetujui dengan 389 suara mendukung, 206 menolak, dan 32 abstain, menciptakan kerangka hukum untuk apa yang disebut European Return Orders (ERO) dan ‘return hubs’ yang dapat didirikan oleh satu atau beberapa negara anggota di luar wilayah UE. Setelah ERO dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Schengen, negara Schengen lain dapat langsung menegakkan keputusan tersebut, menutup celah penegakan yang selama ini menjadi kendala bagi petugas imigrasi Belgia.

Meskipun kesepakatan ini berlaku di seluruh UE, negosiasi dan pemungutan suara dilakukan di Brussels dan akan diimplementasikan oleh Kantor Imigrasi Belgia, yang sudah menangani sekitar 25.000 kasus pengembalian setiap tahun. Pengusaha Belgia yang mengandalkan tenaga kerja non-UE harus bersiap menghadapi kontrol keluar yang lebih ketat: pekerja yang tinggal melebihi izin akan menghadapi deportasi lebih cepat, dan perusahaan yang gagal mencatat keberangkatan staf bisa menghadapi audit kepatuhan yang lebih intensif.

Parlemen Uni Eropa Dukung Pembentukan ‘Pusat Pemulangan’ di Luar Blok untuk Percepat Deportasi Migran


Dari sisi kebijakan, pemerintah transisi Belgia harus segera mengadopsi batas waktu pemeriksaan (12 minggu untuk banding) ke dalam hukum nasional sebelum kesepakatan ini mulai berlaku pada Juni 2026. Komunitas bisnis mengamati konsep “return hub” dengan seksama. Partai-partai sayap kanan di parlemen federal Belgia, dipimpin oleh N-VA dan Vlaams Belang, sudah mendesak koalisi berikutnya untuk bergabung dengan pilot hub awal yang sedang dinegosiasikan oleh Jerman, Austria, Denmark, Yunani, dan Belanda. Namun, organisasi hak asasi manusia mengutuk pemungutan suara ini sebagai “kemunduran bersejarah” yang berisiko mengalihkan tanggung jawab dan melemahkan perlindungan pengungsi.

Secara praktis, tidak akan ada perubahan mendadak di Bandara Brussels atau Pelabuhan Antwerp, tetapi perusahaan yang memindahkan staf di wilayah Schengen harus segera memeriksa apakah karyawan memiliki ERO yang belum diselesaikan yang bisa menyebabkan penolakan mendadak di perbatasan. Manajer mobilitas harus meninjau surat penugasan, deklarasi keluar, dan proses pencabutan pendaftaran jaminan sosial untuk memastikan masa tinggal berakhir dengan lancar. Perusahaan dengan rantai subkontraktor besar—seperti konstruksi, logistik, dan perhotelan—harus bersiap menghadapi pertanyaan due diligence tambahan dari inspektur ketenagakerjaan Belgia setelah basis data pengembalian bersama mulai beroperasi.

Ke depan, para penentang undang-undang ini berjanji akan menantang pemindahan individu di Dewan Negara Belgia dan Pengadilan Eropa. Litigasi ini bisa menunda deportasi pertama dari hub baru, tetapi sebagian besar analis memperkirakan sistem ini akan beroperasi pada 2027. Oleh karena itu, perusahaan harus mengantisipasi penegakan yang lebih ketat dan mengalokasikan waktu tambahan untuk pengurusan visa reuni keluarga dan visa tinggal jangka panjang yang mungkin akan diawasi lebih ketat.
Sumber: Associated Press

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Belgia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×