
Ceko telah mengambil langkah besar menuju kepatuhan imigrasi tanpa kertas. Mulai sekarang, para pemberi kerja akan mendaftarkan dan menghapus pendaftaran semua pekerja—warga Ceko, warga Uni Eropa, dan warga negara ketiga—melalui satu pemberitahuan online terpadu yang diajukan sekali sebulan. Reformasi ini, yang dipublikasikan oleh firma hukum imigrasi Fragomen setelah berkonsultasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Urusan Sosial, menggantikan sekitar 25 formulir terpisah yang sebelumnya harus diajukan ke berbagai otoritas.
Dalam model baru ini, perusahaan mengunggah satu set data standar ke e-Portal Kementerian Dalam Negeri antara tanggal 1 hingga 20 bulan berikutnya setelah ada perubahan personel. Data yang dicatat meliputi identitas karyawan, jabatan, alamat tempat kerja, jenis kontrak, dan untuk pekerja asing, nomor serta masa berlaku izin tinggal. Satu tanda terima konfirmasi kini sudah cukup untuk memenuhi persyaratan Kantor Tenaga Kerja, Kantor Perizinan Usaha, dan Administrasi Jaminan Sosial Ceko, sehingga menghilangkan pengajuan ganda.
Bagi tim mobilitas global dan SDM, manfaatnya sangat besar: tenggat waktu yang lebih sedikit, bidang data yang seragam, dan bukti kepatuhan instan untuk keperluan audit. Kementerian memperkirakan produsen besar dengan lebih dari 1.000 staf dapat mengurangi waktu administrasi hingga 70 persen, sementara perusahaan teknologi kecil bisa menghemat dua hingga tiga hari kerja staf setiap kuartal.
Sanksi bagi yang tidak melapor tetap tinggi—hingga CZK 500.000—jadi pemberi kerja harus segera memperbarui alur kerja internal mereka. Perusahaan multinasional juga disarankan meninjau kembali perjanjian dengan penyedia penggajian pihak ketiga: kontrak yang membayar per formulir mungkin perlu dinegosiasi ulang, dan klausul privasi data harus disesuaikan untuk mencakup set data yang lebih luas yang dikirimkan dalam pemberitahuan baru ini.
Meskipun perubahan ini mulai berlaku pada 1 April, masa tenggang enam bulan untuk kesalahan pertama akan berlangsung hingga 30 September 2026, asalkan pemberi kerja dapat menunjukkan upaya itikad baik untuk mematuhi aturan. Para penasihat imigrasi melihat inisiatif Ceko ini sebagai model bagi negara-negara Eropa Tengah lain yang masih menghadapi sistem pelaporan yang terfragmentasi. Ke depannya, kementerian berencana menghubungkan pemberitahuan bulanan ini langsung ke platform Izin Kerja Digital Uni Eropa yang akan datang, membuka jalan bagi pertukaran data lintas batas di dalam blok tersebut.
Dalam model baru ini, perusahaan mengunggah satu set data standar ke e-Portal Kementerian Dalam Negeri antara tanggal 1 hingga 20 bulan berikutnya setelah ada perubahan personel. Data yang dicatat meliputi identitas karyawan, jabatan, alamat tempat kerja, jenis kontrak, dan untuk pekerja asing, nomor serta masa berlaku izin tinggal. Satu tanda terima konfirmasi kini sudah cukup untuk memenuhi persyaratan Kantor Tenaga Kerja, Kantor Perizinan Usaha, dan Administrasi Jaminan Sosial Ceko, sehingga menghilangkan pengajuan ganda.
Bagi tim mobilitas global dan SDM, manfaatnya sangat besar: tenggat waktu yang lebih sedikit, bidang data yang seragam, dan bukti kepatuhan instan untuk keperluan audit. Kementerian memperkirakan produsen besar dengan lebih dari 1.000 staf dapat mengurangi waktu administrasi hingga 70 persen, sementara perusahaan teknologi kecil bisa menghemat dua hingga tiga hari kerja staf setiap kuartal.
Sanksi bagi yang tidak melapor tetap tinggi—hingga CZK 500.000—jadi pemberi kerja harus segera memperbarui alur kerja internal mereka. Perusahaan multinasional juga disarankan meninjau kembali perjanjian dengan penyedia penggajian pihak ketiga: kontrak yang membayar per formulir mungkin perlu dinegosiasi ulang, dan klausul privasi data harus disesuaikan untuk mencakup set data yang lebih luas yang dikirimkan dalam pemberitahuan baru ini.
Meskipun perubahan ini mulai berlaku pada 1 April, masa tenggang enam bulan untuk kesalahan pertama akan berlangsung hingga 30 September 2026, asalkan pemberi kerja dapat menunjukkan upaya itikad baik untuk mematuhi aturan. Para penasihat imigrasi melihat inisiatif Ceko ini sebagai model bagi negara-negara Eropa Tengah lain yang masih menghadapi sistem pelaporan yang terfragmentasi. Ke depannya, kementerian berencana menghubungkan pemberitahuan bulanan ini langsung ke platform Izin Kerja Digital Uni Eropa yang akan datang, membuka jalan bagi pertukaran data lintas batas di dalam blok tersebut.
Sumber: Fragomen