
Penumpang yang menuju Eropa dari Hong Kong menghadapi ketidakpastian baru setelah serikat pekerja Vereinigung Cockpit Jerman mengumumkan pemogokan selama dua hari yang mencakup semua penerbangan Lufthansa dan Lufthansa CityLine pada 13 dan 14 April. Mogok ini menambah aksi sebelumnya dari kru kabin dan terjadi di puncak musim Paskah. Meskipun Lufthansa tidak mengoperasikan penerbangan langsung ke Hong Kong, maskapai ini merupakan mitra koneksi penting bagi Cathay Pacific, Singapore Airlines, dan maskapai Asia lainnya melalui Frankfurt dan Munich. Data perjalanan bisnis menunjukkan lebih dari 12% rute asal Hong Kong ke kota-kota sekunder di Jerman melibatkan segmen codeshare Lufthansa. Segmen penghubung ini kini berisiko dibatalkan atau mengalami keterlambatan panjang. Berdasarkan Regulasi UE EC 261, penumpang yang tiba atau berangkat dari UE dengan maskapai berlisensi UE berhak mendapatkan kompensasi hingga €600 jika tiba lebih dari tiga jam terlambat, kecuali maskapai dapat memesan ulang penerbangan alternatif. Manajer perjalanan sebaiknya segera memeriksa PNR yang terkait dengan tanggal 13–14 April, memastikan nomor kontak seluler tercantum dalam pemesanan, dan memberikan otorisasi awal kepada staf untuk menerima penjadwalan ulang pada maskapai mitra seperti SWISS atau Austrian. Untuk perjalanan yang sangat mendesak—seperti panggilan teknisi, roadshow eksekutif, atau pengiriman suku cadang penting—pertimbangkan rute alternatif melalui Amsterdam (KLM), Zurich (SWISS), atau Dubai (Emirates) untuk menghindari hub Jerman. Kapasitas hotel di sekitar Bandara Frankfurt sudah terbatas, jadi disarankan melakukan pemesanan awal dengan tarif fleksibel. Mogok ini menunjukkan dampak berantai yang dapat ditimbulkan oleh perselisihan tenaga kerja di Eropa terhadap jadwal di kawasan Asia-Pasifik. Manajer mobilitas sebaiknya memasukkan klausul aksi industri Eropa dalam perjanjian layanan dengan penyedia relokasi dan menyiapkan panduan komunikasi serta pelacakan tanggung jawab bagi para pelancong.
Sumber: AirHelp News & Updates