1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. Keterlambatan Visa Picu Dakwaan DOJ: Warga Kanada Didakwa dalam Penipuan Kripto Senilai $13 Juta

Keterlambatan Visa Picu Dakwaan DOJ: Warga Kanada Didakwa dalam Penipuan Kripto Senilai $13 Juta

Mei 12, 2026
·
Keterlambatan Visa Picu Dakwaan DOJ: Warga Kanada Didakwa dalam Penipuan Kripto Senilai $13 Juta
Jaksa federal di Miami membuka dakwaan pada 11 Mei terhadap Trenton Richard David Johnston, warga negara Kanada berusia 19 tahun yang melebihi masa tinggal visa kunjungan AS, dengan tuduhan konspirasi melakukan penipuan elektronik dan pencucian uang terkait skema cryptocurrency senilai 13 juta dolar AS. Seorang rekan di Florida menghadapi tuduhan menyembunyikan dan mencuci uang karena menyembunyikan Johnston di sebuah rumah mewah. Menurut Homeland Security Investigations, keduanya menyamar sebagai petugas dukungan teknis untuk mengakses dompet crypto korban, kemudian mencuci hasilnya melalui mobil mewah dan perhiasan. Kasus ini menyoroti hubungan antara pelanggaran imigrasi dan kejahatan teknologi keuangan: masa tinggal visa yang berlebihan dapat menjadi ancaman keamanan jika dikaitkan dengan aktivitas online ilegal. Bagi manajer perjalanan perusahaan, dakwaan ini mengingatkan bahwa pemegang visa B-1/B-2 harus meninggalkan AS sebelum masa tinggal yang diizinkan berakhir; kegagalan melakukannya dapat memicu sanksi imigrasi dan pengawasan penegak hukum yang lebih ketat. Perusahaan yang mensponsori pekerja sementara harus memantau masa berlaku I-94 dan mengedukasi pengunjung tentang kepatuhan aturan. Penuntutan ini juga menunjukkan peningkatan penggunaan undang-undang penyembunyian imigran oleh DOJ terhadap warga AS yang menyediakan tempat tinggal bagi pelanggar visa yang terlibat dalam kejahatan. Pemilik properti dan mitra bisnis dapat menghadapi tanggung jawab jika dengan sengaja memfasilitasi keberadaan ilegal. Pedoman hukuman mengatur penjara hingga 20 tahun untuk setiap tuduhan penipuan dan pencucian uang. Otoritas imigrasi telah mengajukan penahanan di pengadilan federal; jika terbukti bersalah, Johnston akan menjalani hukuman sebelum proses deportasi. Kasus ini dapat memicu dorongan untuk pengawasan visa pengunjung yang lebih ketat di bawah program Entry/Exit CBP.
Sumber: U.S. Department of Justice – Southern District of Florida

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×