1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. MEA jelaskan paspor sebagai dokumen perjalanan, luncurkan Forum Mobilitas Sumber Daya Manusia

MEA jelaskan paspor sebagai dokumen perjalanan, luncurkan Forum Mobilitas Sumber Daya Manusia

Jun 25, 2026
·
MEA jelaskan paspor sebagai dokumen perjalanan, luncurkan Forum Mobilitas Sumber Daya Manusia
Memperingati Passport Seva Divas ke-14 pada 24 Juni, pejabat Kementerian Luar Negeri (MEA) mengingatkan warga bahwa paspor India pada dasarnya adalah dokumen perjalanan yang membuktikan kewarganegaraan di luar negeri, namun bukan bukti konklusif kewarganegaraan itu sendiri. Klarifikasi ini muncul di tengah perdebatan sengit dalam negeri mengenai dokumen dalam daftar pemilih dan verifikasi kewarganegaraan, serta bertujuan menghindari kebingungan seiring percepatan peluncuran e-paspor berchip di India. Lebih dari 14,7 juta dokumen keamanan tinggi ini telah diterbitkan sejak tahun lalu, dan semua paspor baru kini adalah e-paspor.

Para pejabat memanfaatkan kesempatan ini untuk memamerkan berbagai reformasi dalam Program Passport Seva yang diperbarui, mulai dari mempercepat waktu proses rata-rata menjadi lima hingga enam hari, hingga memperluas jaringan Passport Seva Kendra dan pusat Kantor Pos menjadi 544 di seluruh negeri. Waktu verifikasi kepolisian, yang sebelumnya menjadi kendala utama, kini dipangkas hingga hanya dua hari di beberapa negara bagian perintis, dengan MEA mendorong penerapan praktik terbaik di wilayah lain. Sistem digital backend—yang dibangun dan dikelola oleh Tata Consultancy Services—menyimpan semua data di server pemerintah untuk memenuhi persyaratan privasi dan kedaulatan.

MEA jelaskan paspor sebagai dokumen perjalanan, luncurkan Forum Mobilitas Sumber Daya Manusia


Melihat ke luar negeri, kementerian menyoroti perluasan opsi mobilitas bagi warga India: kini 27 negara menawarkan masuk tanpa visa (naik dari 16 pada 2019), 47 memberikan visa saat kedatangan, dan 66 menerima e-visa. India juga telah menandatangani perjanjian migrasi dan mobilitas dengan 25 negara, terutama di Eropa, yang membuka jalur legal bagi pekerja terampil dan mempermudah pemulangan migran tidak teratur. Untuk memperdalam jalur tersebut, MEA mengumumkan Forum Mobilitas Sumber Daya Manusia selama dua hari di New Delhi pada 30 Juni–1 Juli. Badan pemerintah, perekrut etis, dan pemberi kerja dari Denmark, Jerman, Italia, Jepang, dan Rusia akan mencocokkan lowongan dengan talenta India sekaligus memperingatkan pekerja tentang penipuan—isu yang mencuat setelah beberapa warga India tertipu bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia. Acara ini juga akan membahas sertifikasi keterampilan, pelatihan bahasa, dan orientasi pra-keberangkatan.

Bagi perusahaan yang mengelola penugasan global, pesan yang disampaikan dua arah: dokumen perjalanan India semakin sulit dipalsukan dan lebih cepat diperoleh, sementara kesepakatan antar pemerintah memperluas pilihan visa yang lebih ringan untuk proyek di luar negeri. Manajer mobilitas disarankan mengikuti forum mendatang untuk mengetahui skema percontohan baru dan kuota khusus sektor yang dapat mempermudah pengisian staf di Eropa dan Asia Timur.
Sumber: Hindustan Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×