
Laporan Associated Press tentang gelombang panas di seluruh Eropa mencatat suhu di Basel mencapai 38,8 °C pada Sabtu, 27 Juni, sementara Denmark (37 °C) dan Republik Ceko (40,6 °C) juga memecahkan rekor suhu nasional untuk bulan Juni. Deutsche Bahn dan mitra kereta api—termasuk SBB Cargo—mengeluarkan peringatan langka di akhir pekan yang menganjurkan penumpang menunda perjalanan kecuali yang sangat penting. Dampak di Swiss terasa cepat. Jalur utara-selatan Gotthard mengalami beberapa kegagalan sirkuit rel, sehingga harus ditutup total selama 30 menit pada puncak sore Sabtu. Layanan darurat di Basel mencatat 43 insiden terkait panas di sekitar stasiun SBB, sebagian besar adalah pelancong internasional yang antre menunggu layanan ICE dan TGV yang tertunda tanpa tempat berteduh. Pengiriman barang lewat jalan dan relokasi juga terganggu: Autobahn A2 di Jerman mengalami kerusakan di luar Berlin, memaksa pengangkut Swiss mengalihkan rute lewat Austria, menambah waktu perjalanan pengiriman dari Zurich ke Hamburg hingga enam jam. Kejadian ini menegaskan semakin pentingnya mengintegrasikan peristiwa iklim ke dalam perencanaan mobilitas lintas batas. Manajer mobilitas didorong untuk memasukkan titik pemicu iklim—panas, banjir, kebakaran hutan—ke dalam proses persetujuan perjalanan dan perjanjian layanan pemasok, serupa dengan pendekatan peringatan kesehatan selama pandemi. Perusahaan asuransi Swiss (Helvetia, AXA) memperkirakan setiap kenaikan suhu di atas 35 °C meningkatkan klaim infrastruktur transportasi sebesar 6–7 %, tren ini kemungkinan akan berdampak pada kenaikan premi asuransi risiko perjalanan pada 2027.