
Para pelancong bisnis dan rekreasi yang bepergian antara Prancis, Belgia, Belanda, Jerman, dan Inggris mengalami gangguan parah pada 29 Juni setelah Eurostar mengumumkan daftar luar biasa berisi 30 pemberitahuan keterlambatan dan pembatalan di halaman pembaruan perjalanan langsungnya. Pembatasan operasional dan gangguan teknis di jalur menuju Paris Gare du Nord memicu reaksi berantai di seluruh jaringan kereta cepat: beberapa kereta dihentikan di Brussels-Midi, yang lain dialihkan lewat Utrecht, dan beberapa layanan pada jam sibuk dibatalkan sepenuhnya.
Meski Eurostar biasanya mengeluarkan peringatan terfokus, jumlah dan cakupan geografis pemberitahuan hari Senin—yang juga mencakup Amsterdam, Antwerp, Rotterdam, dan beberapa koneksi Jerman—terbilang tidak biasa. Layanan lintas Selat Inggris sudah menghadapi tekanan dari sistem biometrik Entry/Exit System (EES) Uni Eropa yang akan diberlakukan ketat mulai Oktober, dan operator khawatir jika ketahanan jadwal hilang musim panas ini, waktu proses di stasiun bisa melampaui tiga jam.
Manajer mobilitas perusahaan disarankan untuk mengaktifkan rencana darurat bagi staf yang sering bepergian antara Paris dan ibu kota Eropa Utara. Langkah mitigasi risiko meliputi pemesanan tiket fleksibel penuh, menambah waktu tunggu dalam jadwal, dan bila memungkinkan, menggunakan konferensi video daripada pertemuan di hari yang sama. Eurostar menyatakan penumpang yang terdampak dapat memesan ulang tanpa biaya atau mengajukan pengembalian dana, namun kapasitas kereta alternatif terbatas karena permintaan liburan sekolah.
Insiden ini juga mengingatkan bahwa pintu gerbang kereta utama Prancis masih menjadi titik kegagalan tunggal bagi perusahaan multinasional yang membangun kebijakan perjalanan berpusat di Paris sejak Brexit membatasi akses langsung London ke banyak kota UE. Dengan dimulainya pekerjaan rekayasa terkait Olimpiade bulan depan, para ahli memperingatkan gangguan episodik lebih lanjut kemungkinan terjadi selama puncak musim panas.
Meski Eurostar biasanya mengeluarkan peringatan terfokus, jumlah dan cakupan geografis pemberitahuan hari Senin—yang juga mencakup Amsterdam, Antwerp, Rotterdam, dan beberapa koneksi Jerman—terbilang tidak biasa. Layanan lintas Selat Inggris sudah menghadapi tekanan dari sistem biometrik Entry/Exit System (EES) Uni Eropa yang akan diberlakukan ketat mulai Oktober, dan operator khawatir jika ketahanan jadwal hilang musim panas ini, waktu proses di stasiun bisa melampaui tiga jam.
Manajer mobilitas perusahaan disarankan untuk mengaktifkan rencana darurat bagi staf yang sering bepergian antara Paris dan ibu kota Eropa Utara. Langkah mitigasi risiko meliputi pemesanan tiket fleksibel penuh, menambah waktu tunggu dalam jadwal, dan bila memungkinkan, menggunakan konferensi video daripada pertemuan di hari yang sama. Eurostar menyatakan penumpang yang terdampak dapat memesan ulang tanpa biaya atau mengajukan pengembalian dana, namun kapasitas kereta alternatif terbatas karena permintaan liburan sekolah.
Insiden ini juga mengingatkan bahwa pintu gerbang kereta utama Prancis masih menjadi titik kegagalan tunggal bagi perusahaan multinasional yang membangun kebijakan perjalanan berpusat di Paris sejak Brexit membatasi akses langsung London ke banyak kota UE. Dengan dimulainya pekerjaan rekayasa terkait Olimpiade bulan depan, para ahli memperingatkan gangguan episodik lebih lanjut kemungkinan terjadi selama puncak musim panas.
Sumber: Eurostar Travel Updates
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Wilayah Paris Waspadai Gangguan Layanan Metro, RER, dan Transilien Selama Seminggu Mulai 29 Juni
Penutupan gerbang elektronik PARAFE memperparah kekacauan Sistem Informasi Perbatasan Eropa (EES) di Prancis, kata para pelancong