
Administrasi Imigrasi Nasional China (NIA) telah mengeluarkan Pengumuman No. 3 Tahun 2026, menggantikan sistem kuota berbasis poin yang selama ini banyak dikritik dalam persetujuan permohonan One-Way Permit (OWP) bagi warga daratan yang ingin menetap permanen di Hong Kong atau Makau. Mulai 1 Juli 2026, pejabat akan menilai permohonan berdasarkan empat kategori reuni keluarga yang jelas, bukan lagi menggunakan algoritma tersembunyi yang memberikan skor numerik pada setiap pemohon. Pasangan yang terpisah minimal tiga tahun, anak di bawah umur yang bergabung dengan orang tua, anak dewasa yang merawat orang tua lanjut usia, dan lansia tanpa anak di daratan kini dapat memenuhi syarat setelah kuota tahunan tersedia. Bahasa baru ini menghilangkan “titik potong” setengah tahunan yang tidak transparan, yang selama ini menimbulkan ketidakpastian bagi keluarga dan sering memicu tuduhan perlakuan tidak adil. OWP adalah satu-satunya jalur legal bagi warga daratan biasa untuk memperoleh status tinggal permanen di Hong Kong atau Makau, sehingga kebijakan ini sangat penting bagi ribuan keluarga lintas batas dan perusahaan mereka. Aturan yang lebih sederhana diharapkan mempercepat proses dan mengurangi risiko litigasi bagi perusahaan yang mengandalkan staf yang berkomuter lintas wilayah, terutama di Kawasan Teluk Besar di mana arus tenaga kerja harian sudah melebihi 600.000 penyeberangan. Pengacara imigrasi mencatat bahwa NIA mempertahankan kuota tahunan sebesar 75.000, namun memperkirakan tingkat persetujuan akan meningkat karena pemohon akan disaring berdasarkan tes kelayakan biner, bukan peringkat poin relatif. Perusahaan multinasional disarankan untuk memperbarui buku panduan mobilitas dan memberikan arahan kepada karyawan mengenai bukti dokumen—seperti akta nikah dan kartu identitas orang tua di Hong Kong atau Makau—yang kini secara tegas diwajibkan dalam empat kategori tersebut. Hotline 12367 NIA dan kantor keluar-masuk Kepolisian Keamanan Publik setempat akan melayani pertanyaan kasus spesifik. Pengamat mengatakan langkah ini sejalan dengan agenda Beijing yang lebih luas untuk mengurangi diskresi administratif, menyatukan standar hukum antar yurisdiksi, dan mendorong integrasi lebih dalam ekonomi Kawasan Teluk Besar Guangdong–Hong Kong–Makau.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.Lebih Banyak Dari Republik Rakyat Cina
Lihat semua
China Meluncurkan Skema Persetujuan Terpadu Empat Kategori untuk Warga Daratan yang Tinggal di Hong Kong dan Makau
Kedutaan Besar China di Swedia Hentikan Layanan Konsuler 3–5 Juli, Pengajuan Visa dan Paspor Terganggu