1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Polandia
  4. /
  5. Krakow Hadapi Kemungkinan Antrean Liburan Saat Maskapai Dorong Uni Eropa Tunda Sistem Perbatasan Biometrik Baru

Krakow Hadapi Kemungkinan Antrean Liburan Saat Maskapai Dorong Uni Eropa Tunda Sistem Perbatasan Biometrik Baru

Jul 3, 2026
·
Krakow Hadapi Kemungkinan Antrean Liburan Saat Maskapai Dorong Uni Eropa Tunda Sistem Perbatasan Biometrik Baru
Maskapai penerbangan dan bandara memperingatkan para pelancong bahwa Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) yang sudah lama tertunda—yang merekam sidik jari dan gambar wajah penumpang non-Uni Eropa—berpotensi menyebabkan “kekacauan antrean” di beberapa pintu masuk regional musim panas ini, termasuk Bandara Internasional John Paul II Kraków. Dalam surat terbuka yang dirilis pada 2 Juli 2026, kelompok industri Airlines for Europe dan ACI Europe meminta Komisi Eropa untuk menangguhkan EES setidaknya hingga Agustus, mengacu pada simulasi yang menunjukkan waktu proses bisa meningkat hingga empat kali lipat saat jam sibuk.

Di bawah EES, setiap pelancong dari negara ketiga harus mendaftarkan biometrik saat pertama kali memasuki wilayah Schengen, dan kemudian memverifikasi biometrik tersebut saat masuk dan keluar. Pejabat Uni Eropa menegaskan sistem baru ini akan memperkuat keamanan dan secara otomatis menghitung masa tinggal yang diizinkan, namun maskapai menunjukkan bahwa bandara seperti Kraków memiliki ruang terbatas untuk menambah kios dan pos pemeriksaan imigrasi.

Krakow Hadapi Kemungkinan Antrean Liburan Saat Maskapai Dorong Uni Eropa Tunda Sistem Perbatasan Biometrik Baru


Menurut Ryanair, yang menguasai lebih dari 40% lalu lintas Kraków, penerbangan penuh penumpang liburan dari Inggris kini bisa memakan waktu lebih dari 90 menit untuk melewati pemeriksaan keluar. Otoritas Penjaga Perbatasan Polandia mengatakan mereka sedang melatih tambahan 150 petugas untuk Kraków dan meluncurkan gerobak pendaftaran mobile, namun mengakui jumlah staf tidak akan cukup untuk menghadapi perkiraan 1,2 juta penumpang pada Agustus.

Perusahaan manajemen perjalanan pun menyarankan pelancong bisnis untuk menyediakan waktu tambahan minimal dua jam dan melakukan pra-pendaftaran melalui aplikasi mobile opsional Uni Eropa yang akan diluncurkan akhir bulan ini. Kemacetan di Kraków juga berdampak pada perusahaan multinasional yang bergantung pada sektor layanan TI yang berkembang pesat di kota ini: perusahaan seperti HSBC, Cisco, dan UBS rutin mendatangkan insinyur dari India dan AS untuk tugas jangka pendek. Penundaan yang berkepanjangan bisa memengaruhi jadwal proyek dan menambah biaya hotel. Beberapa perusahaan sudah mengalihkan kedatangan ke Katowice atau Warsawa dan menggunakan kereta domestik untuk mencapai Kraków.

Komisi Eropa diperkirakan akan meninjau permintaan industri ini pekan depan. Jika penangguhan menyeluruh ditolak, negara anggota mungkin mengizinkan “pengecualian lokal” saat waktu antrean melebihi 45 menit—opsi yang menurut Kementerian Dalam Negeri Polandia sedang “dipelajari secara aktif”. Oleh karena itu, pelancong disarankan untuk memantau pemberitahuan maskapai dan menyimpan boarding pass atau salinan digital izin kerja, karena petugas mungkin memprioritaskan mereka yang memiliki koneksi ketat atau pertemuan bisnis yang mendesak.
Sumber: The Guardian

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Polandia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×