1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Kedutaan Besar India Kelola Layanan Paspor Sendiri di UAE, Biaya Naik 58% di Tengah Sengketa Hukum

Kedutaan Besar India Kelola Layanan Paspor Sendiri di UAE, Biaya Naik 58% di Tengah Sengketa Hukum

Jul 14, 2026
·
Kedutaan Besar India Kelola Layanan Paspor Sendiri di UAE, Biaya Naik 58% di Tengah Sengketa Hukum
Mulai 1 Juli, para ekspatriat India di Uni Emirat Arab—yang jumlahnya lebih dari 4,5 juta—menghadapi perubahan besar dalam proses perpanjangan paspor. Setelah kontrak outsourcing lama dengan BLS International dan SGIVS berakhir, dan adanya penundaan serah terima kepada operator baru Alhind Tours & Travels akibat sengketa hukum, Kedutaan Besar di Abu Dhabi dan Konsulat di Dubai mengambil alih langsung semua layanan paspor, visa, dan legalisasi untuk pertama kalinya dalam 17 tahun. Laporan The Print pada 13 Juli mengungkap dampak langsungnya: biaya perpanjangan naik menjadi AED 450 (sekitar US$ 123) dari sebelumnya AED 285, pembayaran sementara hanya bisa tunai, dan pemohon tanpa janji temu tidak diperbolehkan. Sebagai gantinya, portal baru—book.passportindiauae.com—membuka slot janji terbatas setiap pukul 8 malam, menyebabkan antrean panjang bagi yang beruntung mendapatkan token. Situasi ini terjadi di puncak musim liburan musim panas Teluk dan membuat banyak keluarga khawatir paspor mereka tidak akan selesai tepat waktu untuk liburan yang sudah dipesan. Manajer mobilitas juga cemas karena staf yang sedang rotasi ke India bergantung pada penerbitan ulang paspor tepat waktu agar memenuhi aturan masa berlaku enam bulan untuk tujuan lanjutan seperti Thailand dan Singapura. Pejabat menyebut pengaturan ini “sementara” sambil menunggu keputusan Pengadilan Tinggi Delhi terkait sengketa tender, namun belum ada kepastian kapan berakhir. Sementara itu, misi diplomatik mengingatkan para pelancong agar waspada terhadap calo dan telah mempublikasikan tabel biaya secara online. Perusahaan disarankan untuk mengingatkan karyawan di UAE agar: 1) segera memesan slot perpanjangan saat masa berlaku paspor kurang dari dua belas bulan; 2) membawa uang tunai; 3) mengantisipasi waktu pengiriman minimal tiga minggu; dan 4) menyesuaikan anggaran paket penugasan dengan biaya yang lebih tinggi. Dalam jangka panjang, kejadian ini kembali memicu perdebatan apakah fungsi konsuler inti sebaiknya tetap dioutsourcing atau tidak. Jika kebuntuan hukum berlanjut, sumber Kementerian Luar Negeri India menyebut kemungkinan mengerahkan petugas tambahan dari Kuwait dan Qatar untuk mengatasi antrean sebelum lonjakan perjalanan festival India pada Oktober mendatang.
Sumber: The Print

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×