
Prancis menutup tahun dengan perubahan penting pada jalur izin kerja unggulannya. Sebuah peraturan menteri yang diterbitkan di Journal Officiel pada 29 Agustus, namun baru banyak tersebar pada 30–31 Desember, menetapkan gaji referensi untuk izin tinggal ‘Talent – Karyawan Berkualifikasi’ sebesar €39.582 bruto per tahun—sekitar 8 persen lebih rendah dari patokan sebelumnya yaitu 1,5 × SMIC. Perubahan ini, yang dikonfirmasi oleh beberapa surat edaran prefektur, berlaku untuk semua pengajuan baru mulai 31 Desember dan untuk kasus yang masih dalam proses keputusan.
Latar belakang: Izin Talent dibuat pada 2016 untuk menarik tenaga kerja berketerampilan tinggi dari negara ketiga, bersaing dengan EU Blue Card Jerman dan program Highly-Skilled Migrant Belanda. Hingga kini, gaji yang harus dibayarkan berubah setiap Januari seiring kenaikan upah minimum Prancis (SMIC), sehingga menjadi target yang bergerak bagi tim HR. Dengan beralih ke angka tunggal nasional berdasarkan rata-rata penghasilan, pemerintah memberikan kepastian dan tarif yang lebih rendah dibandingkan batas bawah Blue Card Jerman sebesar €43.800.
Implikasi praktis: Perusahaan multinasional dapat menghemat sekitar €3.500 per tahun dari biaya tenaga kerja per pekerja dibandingkan paket 2024. Penawaran kerja yang diterbitkan sebelum akhir tahun dengan ambang batas lebih tinggi dapat diterbitkan ulang tanpa mengatur ulang hitungan 30 hari inspeksi ketenagakerjaan, asalkan angka bruto masih memenuhi minimum perjanjian kolektif sektoral. Namun, manajer penggajian harus tetap memantau skala gaji industri yang dapat menggantikan batas Talent jika lebih tinggi.
Bagi tim mobilitas, pembaruan ini menjadi pengingat untuk memastikan gaji bruto—bukan netto—tercantum di setiap kontrak kerja yang diunggah ke portal ANEF; prefektur sudah menggunakan Pasal L.432-5 kode CESEDA untuk mencabut izin jika gaji bersih di bawah batas yang ditetapkan setelah persetujuan. Penyedia visa melaporkan lonjakan ‘koreksi sopan’ dari klien yang bergegas menyesuaikan tanggal mulai Januari dengan aturan baru.
Ke depan, ambang batas yang lebih rendah ini diperkirakan akan meningkatkan daya tarik Prancis, terutama menjelang Olimpiade 2026 di Paris dan peluncuran jalur kereta CDG Express pada 2027, yang diprediksi akan menarik investasi asing baru. Perusahaan yang mencari talenta intra-EU mungkin akan melihat jalur yang lebih sederhana dan lebih murah ini sebagai keuntungan besar dalam rencana rekrutmen tahun depan.
Latar belakang: Izin Talent dibuat pada 2016 untuk menarik tenaga kerja berketerampilan tinggi dari negara ketiga, bersaing dengan EU Blue Card Jerman dan program Highly-Skilled Migrant Belanda. Hingga kini, gaji yang harus dibayarkan berubah setiap Januari seiring kenaikan upah minimum Prancis (SMIC), sehingga menjadi target yang bergerak bagi tim HR. Dengan beralih ke angka tunggal nasional berdasarkan rata-rata penghasilan, pemerintah memberikan kepastian dan tarif yang lebih rendah dibandingkan batas bawah Blue Card Jerman sebesar €43.800.
Implikasi praktis: Perusahaan multinasional dapat menghemat sekitar €3.500 per tahun dari biaya tenaga kerja per pekerja dibandingkan paket 2024. Penawaran kerja yang diterbitkan sebelum akhir tahun dengan ambang batas lebih tinggi dapat diterbitkan ulang tanpa mengatur ulang hitungan 30 hari inspeksi ketenagakerjaan, asalkan angka bruto masih memenuhi minimum perjanjian kolektif sektoral. Namun, manajer penggajian harus tetap memantau skala gaji industri yang dapat menggantikan batas Talent jika lebih tinggi.
Bagi tim mobilitas, pembaruan ini menjadi pengingat untuk memastikan gaji bruto—bukan netto—tercantum di setiap kontrak kerja yang diunggah ke portal ANEF; prefektur sudah menggunakan Pasal L.432-5 kode CESEDA untuk mencabut izin jika gaji bersih di bawah batas yang ditetapkan setelah persetujuan. Penyedia visa melaporkan lonjakan ‘koreksi sopan’ dari klien yang bergegas menyesuaikan tanggal mulai Januari dengan aturan baru.
Ke depan, ambang batas yang lebih rendah ini diperkirakan akan meningkatkan daya tarik Prancis, terutama menjelang Olimpiade 2026 di Paris dan peluncuran jalur kereta CDG Express pada 2027, yang diprediksi akan menarik investasi asing baru. Perusahaan yang mencari talenta intra-EU mungkin akan melihat jalur yang lebih sederhana dan lebih murah ini sebagai keuntungan besar dalam rencana rekrutmen tahun depan.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News