
Bandara Milan-Malpensa akan Tutup Landasan 35L/17R Selama Perbaikan Mulai 16 Maret hingga 9 Mei 2026
SEA Milan Airports dan otoritas penerbangan sipil Italia ENAC mengonfirmasi bahwa landasan pacu 35L/17R di Milan-Malpensa akan ditutup untuk perbaikan permukaan dan peningkatan pencahayaan mulai 16 Maret hingga 9 Mei 2026. Selama proyek tujuh minggu ini, bandara akan beroperasi dengan satu landasan saja, mengurangi jumlah pergerakan pesawat per jam dan memaksa maskapai mengalihkan hingga delapan penerbangan tambahan wilayah Schengen per jam ke hub pusat kota Linate.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari rencana infrastruktur senilai €40 juta yang dirancang untuk mempersiapkan Malpensa menghadapi puncak Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpik tahun depan. Kontraktor akan bekerja 24 jam sehari untuk mengganti dan memperbaiki 280.000 m² permukaan landasan, memasang lampu LED yang kompatibel dengan sistem Digital NOTAM baru Uni Eropa, serta meningkatkan bahu taxiway agar mampu menahan beban pesawat kargo berbadan lebar yang lebih berat.
Bagi maskapai, pembatasan kapasitas sementara ini berarti slot penerbangan menjadi lebih ketat; SEA menyatakan 94% slot yang ada telah diamankan kembali, namun operator kargo malam hari akan menghadapi pembatasan waktu operasional. Perusahaan manajemen perjalanan harus bersiap dengan perubahan rute, waktu koneksi minimum yang lebih lama di Malpensa, serta permintaan yang meningkat untuk tempat parkir terbatas di Linate.
Para pelaku perjalanan bisnis juga perlu mencatat bahwa antrean keamanan di Linate mungkin akan lebih panjang, karena bandara akan menangani tambahan 1,2 juta penumpang selama 55 hari tersebut. ENAC menyarankan penumpang premium untuk tiba setidaknya 90 menit sebelum keberangkatan, bahkan untuk penerbangan domestik. Tarif taksi antara Malpensa dan Milan tetap sebesar €104, namun pemerintah kota menambah layanan bus ekspres setiap 15 menit untuk memudahkan peralihan moda transportasi.
Meski menimbulkan ketidaknyamanan jangka pendek, CEO SEA Armando Brunini mengatakan investasi ini akan meningkatkan daya saing Malpensa pasca-2026, memungkinkan operasi Kategori III dalam kondisi visibilitas rendah, serta mengurangi waktu taxi pesawat hingga 8%.
SEA Milan Airports dan otoritas penerbangan sipil Italia ENAC mengonfirmasi bahwa landasan pacu 35L/17R di Milan-Malpensa akan ditutup untuk perbaikan permukaan dan peningkatan pencahayaan mulai 16 Maret hingga 9 Mei 2026. Selama proyek tujuh minggu ini, bandara akan beroperasi dengan satu landasan saja, mengurangi jumlah pergerakan pesawat per jam dan memaksa maskapai mengalihkan hingga delapan penerbangan tambahan wilayah Schengen per jam ke hub pusat kota Linate.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari rencana infrastruktur senilai €40 juta yang dirancang untuk mempersiapkan Malpensa menghadapi puncak Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpik tahun depan. Kontraktor akan bekerja 24 jam sehari untuk mengganti dan memperbaiki 280.000 m² permukaan landasan, memasang lampu LED yang kompatibel dengan sistem Digital NOTAM baru Uni Eropa, serta meningkatkan bahu taxiway agar mampu menahan beban pesawat kargo berbadan lebar yang lebih berat.
Bagi maskapai, pembatasan kapasitas sementara ini berarti slot penerbangan menjadi lebih ketat; SEA menyatakan 94% slot yang ada telah diamankan kembali, namun operator kargo malam hari akan menghadapi pembatasan waktu operasional. Perusahaan manajemen perjalanan harus bersiap dengan perubahan rute, waktu koneksi minimum yang lebih lama di Malpensa, serta permintaan yang meningkat untuk tempat parkir terbatas di Linate.
Para pelaku perjalanan bisnis juga perlu mencatat bahwa antrean keamanan di Linate mungkin akan lebih panjang, karena bandara akan menangani tambahan 1,2 juta penumpang selama 55 hari tersebut. ENAC menyarankan penumpang premium untuk tiba setidaknya 90 menit sebelum keberangkatan, bahkan untuk penerbangan domestik. Tarif taksi antara Malpensa dan Milan tetap sebesar €104, namun pemerintah kota menambah layanan bus ekspres setiap 15 menit untuk memudahkan peralihan moda transportasi.
Meski menimbulkan ketidaknyamanan jangka pendek, CEO SEA Armando Brunini mengatakan investasi ini akan meningkatkan daya saing Malpensa pasca-2026, memungkinkan operasi Kategori III dalam kondisi visibilitas rendah, serta mengurangi waktu taxi pesawat hingga 8%.
Sumber: ANSA Lombardia